Bisnis

Bisnis Pecel Lele Lela Rangga Umara Berhasil Membuat Lele “Naik Kelas”

Pecel Lele

Pecel Lele Lela menjadi salah satu bisnis makanan yang paling ramai diperbincangkan dalam dunia wirausaha Indonesia, terutama di bidang franchise. Usaha ini didirikan pada tahun 2006 yang lalu oleh Rangga Umara dengan tiga orang karyawannya. Outlet pertama Pecel Lele Lela didirikan pada bulan Desember 2006 di daerah Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Sekitar 6 bulan setelah outlet pertama didirikan, outlet kedua dibuka di daerah Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Belum genap dua tahun sejak pertama kali didirikan, yaitu pada Maret 2008, Rangga Umara mendaftarkan logo resmi Pecel Lele Lela ke Dirjen HAKI Kementerian Hukum dan HAM. Di tahun yang sama pula, Rangga Umara juga berhasil bekerja sama dengan Lembaga Penelitian IPB Bogor. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa bahan makanan yang digunakan oleh Pecel Lele Lela tidak berbahaya dikonsumsi oleh masyarakat. Di samping itu, Pecel Lele Lela juga mampu meningkatkan promosi usaha waralabanya, meskipun banyak perusahan waralaba yang terkendala pengembangan usahanya dikarenakan standardisasi yang diberlakukan oleh pemerintah terutama untuk masalah kesehatan.

Pada tahun 2009, langkah Pecel Lele Lela mulai menunjukkan perkembangan yang cukup pesat dengan dibukanya 4 buah outlet pada tahun yang sama. Di tahun tersebut, Pecel Lele Lela juga meluncurkan logo terbarunya yang masih  bertahan hingga saat ini.

Gambar 339

Tahun 2010 menjadi tahun terbesar bagi bisnis Pecel Lele Lela Rangga Umara. Pada tahun ini, ia berhasil membangun lebih dari 20 outlet yang tersebar di seluruh wilayah Jabodetabek. Selain itu, Pecel Lele Lela berhasil mendapatkan begitu banyak penghargaan diantaranya, yakni The Small & Medium Business Entrepreneur Award pada Mei 2010 serta Penghargaan Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai “Restoran Kreatif dan Inovatif dalam Meningkatkan Citra Ikan Lele” pada Juni 2010. Pada Agustus 2010, Rangga Umara bahkan berhasil menorehkan peristiwa bersejarah dengan menyajikan makanan pecel lelenya untuk presiden, para menteri, dan para tamu kenegaraan di dalam Istana Negara.

Baca juga : Principles of Marketing Ala Bro.do: Pentingnya Strategi Marketing Online yang Didukung Offline

Selanjutnya, pada tahun 2011 melalui Kementerian Pedagangan Republik Indonesia, usaha Pecel Lele Lela mendapatkan outlet tambahan lebih dari 19 unit. Ekspansi bisnis ini membuat usaha Pecel Lele Lela semakin dikenal luas oleh masyarakat. Masih di tahun yang sama, Majalah Elshinta memberikan penghargaan kepada Pecel Lele Lela sebagai “Restoran Terfavorit Pilihan Pembaca Elshinta”. Setelah 5 tahun berjuang dengan sangat keras dalam mempromosikan dan memperluas brand pecel lele miliknya, Rangga Umara akhirnya berhasil memiliki gedung setinggi 4 lantai sebagai Kantor Pusat PT. Lela International.

Rangga Umara berhasil menandatangani kontrak kerja sama dengan Lele Lela SDN BHD Malaysia pada tahun 2012. Hal ini menjadi sebuah langkah besar dalam perjalanan kariernya karena pertama kalinya sebuah usaha pecel lele dapat bekerja sama dengan perusahaan luar negeri. Di Indonesia sendiri, pecel lele masih dijual dalam skala mikro dan belum mampu mencapai pasar yang lebih luas. Rangga Umara membuat pecel lele Indonesia “naik kelas”.

Terhitung pada 1 Januari 2014, Pecel Lele Lela sudah memiliki 1000 orang karyawan. Pada tahun tersebut, Rangga Umara juga mendapatkan penghargaan Inspiring Young Leaders 2014 dari Star Award Beritasatu.com. Sampai saat ini outlet Pecel Lele Lela sudah tersebar di hingga ke Pulau Jawa, Pulau Sumatera, Pulau Kalimantan, Pulau Nusa Tenggara, bahkan Malaysia. (leo)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top