Insight

Mengenal Apa itu Scaffolding Frame Hingga Jenis jenisnya

Kali ini Tim News Indotrading akan mengajak Anda untuk mengenal Scaffolding frame lebih lengkap mulai dari jenis scaffolding, macam-macam frame hingga tips prosedur pemasangannya.

Anda juga bisa temukan berbagai jenis scaffolding frame dengan harga dan kualitas terbaik dari sumber terpercaya di sini.

Apa itu Scaffolding?

Scaffolding adalah alat bantu yang sering ditemukan dalam satu proses konstruksi bangunan, mulai dari rumah ataupun gedung-gedung tinggi. Scaffolding atau banyak juga dikenal dengan sebutan perancah atau steger.

Umumnya scaffolding digunakan untuk membantu menopang tempat kerja yang nyaman dan aman bagi para pekerja bangunan ketika hendak mengerjakan konstruksi rumah di ketinggian.

Baca Juga : Keuntungan Sewa Scaffolding untuk Efisiensi Biaya Konstruksi

Jenis jenis Scaffolding

Jenis-jenis scaffolding umumnya terbuat dari kayu, bambu, besi atapun baja yang disusun kokoh bertingkat mengikuti prosedur pemasangan yang telah berlaku.

1. Scaffolding kayu

Scaffolding kayu telah banyak digunakan sejak lama. Meskipun belakangan terakhir ini penggunanya mulai berkurang dan beralih ke scaffolding besi atau baja, namun scaffolding kayu masih memilki peminat.

Scaffolding kayu banyak digunakan untuk membantu pekekrja dalam membangun rumah ataupun bangunann yang tidak terlalu tinggi.

2. Scaffolding besi atau baja

Seiring banyaknya pembangunan rumah dan gedung bertingkat tinggi, scaffolding atau steger yang terbuat dari besi atapun baja kian banyak peminatnya.

Jika dibandingkan dengan scaffolding yang terbuat dari kayu ataupun bamboo, scaffolding besi atau baja ini dirasa lebih kokoh dana man untuk membantu pekerja bangunan mengerjakan pekerjaan nya yang mencapai ketinggian tertentu.

Selain itu, material besi dan baja terkenal awet dan tidak mudah rusak ataupun lapuk dibandingkan dengan material kayu,sehingga usia pakai atau penggunaannya tidak hanya sekali.

Baca Juga : Ketahui Jenis jenis Rangka Atap Baja Ringan Serta Kelebihannya

Macam-Macam Scaffolding Frame

Terlepas dari dua jenis scaffolding yang bahan materialnya berbeda, namun scaffolding baik kayu/bambu ataupun besi/baja memiliki macam atau bagian scaffolding frame yang sama.

scaffolding frame merupakan bentuk scaffolding yang paling banyak digunakan dibandingkan bentuk scaffolding lainnya. hal tersebut karena scaffolding frame dirasa lebih efektif dibaningkan bentuk atau tipe scaffolding lainnya.

Berikut macam-macam scaffolding frame yang pasti ada :

1. Main Frame

Seperti namanya, main frame merupakan frame atau bagian yang berfungsi sebagai penyangga utama dari sebuah scaffolding atau perancah atau steger . Main frame scaffolding tersedia berbagai ukuran yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

2. Ladder Frame

Ladder frame merupakan bagian frame scaffolding yang dipasang sisi kanan dan kiri bagian teratas bingkai scaffolding.

Ladder frame digunakan sebagai penyangga dan pembatas area aman untuk pekerja. Juga sebuah pengaman untuk para pekerja agar tidak melawati ladder frame, karena akan terjatuh dan berakibat fatal.

3. Cross Brace

Cross Brace merupakan bagian dari bingkai sacaffolding yang digunakan untuk mengikat dan menguci antar bingkai scaffolding lainnya, agar kokoh dan kuat.

4. Arm Lock

Fungsi nya mirip dengan cross brace yaitu mengunci dan mengikat bingkai scaffolding. Bedanya, arm lock diunakan untk mengunci dua buah atau lebih bingkai perancah agar saling ikat dan kokoh.

5. Joint Pin

Joint pin juga digunakan untuk mengunci. Lebih spesifiknya, joint pin digunakan untuk mengunci dua buah atau lebih main frame. Tujuannya adalah agar antar main frame dengan main frame lainnya saling terikat kuat dan tidak mudah goyah.

6. Jack base

Dalam rangkaian bingkai scaffolding, jack base digunakan sebagai penyangga dasar atau alas kaki sebuah scaffolding atau steger.

Penggunaan jack base bisa diatur menyesuaikan ketinggian scaffolding yang diinginkan. Jack base juga digunakan untuk meratakan ketinggian scaffolding agar masing-masing sisi memilki kerataan yang sama.

7. U-head Scaffolding

U-head scaffolding digunakan untuk menyanggah dan mengunci bingkai scaffolding bagian teratas yang akan dipasangkan balok penyangga beban diatasnya agar tidak goyah. Bentuknya seperti U dan dipasangkan pada setiap sisi scaffolding yang akan ditambahkan.

8. Catwalk Scaffolding

Catwalk Scaffolding digunakan sebagai bagian dasar berpijak para pekerja. Catwalk scaffolfing harus terbuat dari logam agar kuat dan dapat menahan beban para pekerja.

9. Tangga Scaffolding

Tangga scaffolding digunakan sebagai akses para pekerja naik dan turun dari scaffolding. Sama seperti catwalk, tangga scaffolding juga harus kuat dan mampu menahan beban saat dilewati atau digunakan pekerja.

10. Horizontal Frame

Seperti namanya, Horizontal frame dipasang secara horizontal pada scaffolding. Fungsinya untuk menguci bagian main frame scaffolding.

Horizontal cross base akan diikat dan dikunci pada bagian horizontal frame. Sehingga kedua bagia tersebut saling bersinggungan dan menempel.

Tips Prosedur Pemasangan Scaffolding

Scaffolding termasuk kedalam alat bantu keamanan untuk para pekerja kontsruksi bangunan terlebih bangunan tinggi. Oleh sebab itu, pemasangan scaffolding tidak dapat dikerjakan asal tanpa adanya ketentuan.

Pemasangan scaffolding harus melakukan prosedur pemasangan yang sudah ditentukan agar scaffolding atau streger yang digunakan dapat terjamin keamanannya.

Berikut tips prosedur yang harus diperhatikan saat hendak memasng dan menggunakan scaffolding :

  1. pemasangan dan pencopotan scaffolding harus dilakukan oleh scaffolders bersertifikat yang telah paham betul prosedur keamanan penggunaan scaffolding.
  2. Scaffolding atau steger maksimal hanya boleh diizinkan menopang 4 kali dari beban kerja
  3. Scaffolding dipasang dengan tujuan memberikan keamanan lebih kepada para pekerja untuk mengerjakan pekerjaan di suatu ketinggian yang dirasa tidak aman menggunakan tangga.
  4. Dilarang keras untuk menghilangkan salah satu bagian dari scaffolding dengan alasan apapun karena hal tersebut dapat mempengaruhi susunan ideal scaffolding dan membahayakan pekerja.
  5. sangat dilarang untuk menambahkan atau menimpa tangga ataupun alat bantu ketinggian lain diatas catwalk scaffolding karena dapat menambah beban yang tidak terduga untuk scaffolding.
  6. Scaffolding tidak boleh disusun lebih dari ketinggian 3 lift diatas geladak kapal jika hendak memasangnya pada sebuah geladak kapal.

Itulah pengenalan lengkao mengenai scaffolding mulai dari jenis, macam, hingga tips prosedur pemasangannya. Perlu diingat pemasangan scaffolding perlu dilakukan oleh professional demi keaman yang diinginkan.

Baca Juga : 20 Daftar Bahan – bahan Bangunan Rumah yang Pasti Ada

Anda bisa temukan scaffolding dengan harga dan kualitas terbaik dari supplier terpercaya di Indotrading!

To Top