Insight

Ketahui Cara Penggunaan dan Perawatan Chain Block yang Benar

Tidak asing dalam kegiatan industri, chain block banyak digunakan di berbagai industri. Sayangnya, meskipun sudah tidak asing lagi dalam kegiatan industri, namun masih banyak yang belum tahu betul bagaimana cara menggunakan ataupun perawatannya dengan tepat. Kali ini Tim News Indotrading akan membahas lengkap mengenai cara penggunaan dan perawatan chain block yang benar.  

Di Indotrading, Anda dapat Menemukan berbagai jenis chain block dengan kualitas dan harga terbaik langsung dari Supplier terpercaya di Indonesia!

Baca Juga: Ketahui Harga Hoist Crane Terbaru dan Info Lengkapnya

Apa Itu Chain Block?

Chain block merupakan salah satu jenis alat berat yang digunakan untuk keperluan pengangkutan dan pemindahan barang industri. Banyak juga yang menyebutnya sebagai katrol manual, sebab dilihat dari bentuk dan cara kerjanya seperti katrol.

Meskipun memiliki bentuk katrol yang umumnya kecil dan dijalankan manual, chain block memiliki kemampuan untuk mengangkut dan memindahkan barang dengan beban yang besar. Variasi beban yang biasa diangkut katrol manual ini hingga kisaran ton yakni mulai dari 0,5 ton hingga 50 ton. 

Alat angkut dan pemindah barang ini banyak digunakan pada kegiatan industri di berbagai skala dan bidang. Umumnya, katrol manual ini banyak ditemukan dan digunakan di industri seperti perkapalan, pertambangan, manufaktur, serta industri konstruksi bangunan.

Cara Penggunaan Chain Block Yang Baik

Meskipun sudah tidak asing dan banyak digunakan, namun penggunaannya yang baik masih jarang ditemukan. Padahal dengan cara mengetahui tata cara penggunaan chain block yang baik mampu memberikan hasil daya guna yang lebih cepat dan tepat. Masih bingung menggunakan chain block yang baik?

Pada dasarnya, penggunaan chain block sangat lah mudah, namun ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam penggunaannya. Lebih lengkap lagi, berikut cara penggunaan chain block yang baik :

1. Kaitkan Hook

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengaitkan hook. Dalam hal ini, Anda perlu mengaitkannya ke benda atau tempat yang kuat, Sebab kaitan hook tersebut akan menjadi dasar tumpuan beban. Jika kaitan hook tidak kuat, maka katrol akan jatuh dan tidak dapat digunakan. Anda bisa mengaitkannya pada tumpuan benda yang terbuat dari besi, baja, ataupun jenis lainnya yang kuat.

2. Pasang Sling Wire

Selanjutnya, Pasang lah sling wire pada hook. Sling wire ini merupakan alas chain block yang digunakan untuk meletakan beban angkut. Pastikan kaitan sling wire pada hook juga kuat. Tujuannya agar benda bisa diletakan dalam posisi sempurna.

Dalam hal ini, janganlah Anda pasangkan sling wire dengan rantai katrol, sebab hal tersebut dapat mengganggu keseimbangan benda dan juga proses pengangkatan benda pada saat rantai ditarik.

3. Tarik Hand Chain

Setelah sling wire atau alas nya terpasang dan beban angkut sudah diletakan dengan baik dan kuat, Anda bisa langsung menggunakan alat tersebut dengan menarik katrol hand chain. Tariklah katrol sampai benda terangkat. Namun perlu juga diperhatikan posisi Anda saat menarik katrol. Pastikan Anda tidak terlalu dekat dengan posisi benda guna menghindari kecelakaan kerja yang sewaktu – waktu terjadi.

Baca Juga : Mengenal Apa itu Alat Berat Excavator, Jenis Hingga Komponennya

Cara Perawatan Chain Block

Tidak cukup sampai mengetahui cara penggunaan nya yang tepat, mengetahui cara perawatannya yang baik juga penting untuk Anda kuasai. Tujuannya tentu saja agar katrol manual yang Anda miliki ini tidak cepat rusak dan dapat digunakan dalam waktu yang lama. 

Berikut tips melakukan perawatan Chain Block yang Baik.

1. Perhatikan Rantai Chain Block

Dalam proses perawatannya, rantai katrol manual ini memerlukan perhatian khusus. Bersihkan dan lumasilah rantai katrol secara berkala dan berkelanjutan. Hal ini guna memastikan rantai katrol tidak berkarat dan macet saat digunakan. Sedikitnya, Anda harus melakukan perawatan pada rantai ini dua kali dalam setahun. Dengan begitu akan tahu keadaan terbaru rantai katrol.

2. Perhatikan Tanda Kerusakan

Semakin sering katrol manual digunakan, maka semakin haus juga komponen chain block. Kehausan tersebut dapat mempengaruhi efektifitas kerja alat industri ini. Untuk itu, dalam setiap pemakaian, pastikan Anda juga memperhatikan tanda – tanda kerusakan yang ada pada katrol manual ini. Jangan lupa untuk sempatkan mencatat tanda – tanda kerusakan tersebut. Dengan begitu Anda akan lebih mudah mengatasinya.

Tanda-tanda kerusakan pada katrol manual ini biasanya terjadi dalam bentuk beragam dan tidak terduga. Diantara tanda kerusakan yang paling sering ditemukan ialah rantai terlalu kaku, katrol mengeluarkan bunyi berisik yang mengganggu, terjadi peregangan rantai, ataupun rantai katrol yang kusut dan tidak bisa digunakan.

3. Lakukan Pemeriksaan Rutin

Layaknya perawatan pada alat industri lain yang memerlukan pemeriksaan rutin, alat industri berbentuk manual yang yang satu ini juga membutuhkan pemeriksaan rutin. Buatlah jadwal reguler berkala dan berkelanjutan untuk memeriksa kondisi ataupun keadaan alat ini.

Jika pada pemeriksaan rantainya memerlukan sedikit nya dua kali dalam setahun pembersihan, pada proses perawatan keseluruhan alat industri ini sedikitnya tidak kurang dari perawatan rantai tersebut. Inspeksi singkat bulanan juga bisa menjadi jalan Anda untuk tetap memperbaharui kondisi katrol manual yang Anda miliki.

Demikianlah pembahasan mengenai cara penggunaan dan perawatan chain block. Dengan mengetahui cara tepat tersebut diharapkan katrol manual yang Anda miliki ini dapat digunakan dan memberikan hasil daya guna yang lebih tepat dan awet.

Bagi Anda yang sedang mencari chain clock untuk kebutuhan Industri, Anda bisa temukan berbagai jenis chain block dengan kualitas dan harga terbaik dari Supplier terpercaya di Indotrading!

Baca Juga : Daftar Produk Bisnis IKM Binaan Direktorat IKM Kategori Alat Angkut

To Top