Insight

Jenis – jenis Baja Ringan Paling Lengkap dan Kelebihannya

jenis jenis baja ringan

Pembangunan sebuah konstruksi atap rasanya sudah umum dilengkapi dengan penggunaan baja ringan. Ada banyak jenis baja ringan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan, baik untuk rumah, gedung, pabrik, hingga lapangan parkir.

Namun, apakah Anda masih termasuk awam dengan pemilihan baja ringan yang ada di pasaran? Ketahui lebih lanjut macam-macam baja ringan bagi keperluan konstruksi sehari-hari.

Apa Itu Baja Ringan?

jenis baja ringan

Menjadi salah satu material baja canai dingin yang sifatnya keras dan telah melewati berbagai pemrosesan pada molekul maupun komposisi atomnya. Baja ringan cenderung fleksibel dan banyak digunakan sebagai rangka konstruksi sebuah bangunan.

Umumnya, baja ringan menggunakan bahan dasar Carbon Steel berupa galvalum. Material ini umumnya dicoating lebih lanjut supaya melindungi baja ringan dari risiko korosi. Pengolahannya sendiri menggunakan ISO atau SNI untuk hasil produksi Indonesia.

Elemen-elemen yang terdapat di dalam materialnya, yaitu silikon, mangan, karbon, dan tembaga dengan komposisinya masing-masing.

Karakteristik baja ringan, antara lain:

  • Cenderung ringan dan tipis
  • Mampu menopang dalam kuantitas yang cukup berat
  • Tidak memerlukan banyak paku, sehingga lebih simpel
  • Rumah yang menggunakan atap baja ringan biasanya mendapatkan proses pengerjaan cepat dan tampilan yang modern
  • Berperan dalam penekanan jumlah penebangan pohon akibat berkurangnya penggunaan kayu
  • Memiliki komposisi magnet yang menguntungkan setiap bangunan.

Jenis Baja Ringan dan Kelebihannya

Penggunaan baja ringan nyatanya memberikan banyak keuntungan bagi kelangsungan konstruksi setiap bangunan. Di Indonesia sendiri, Anda bisa menjatuhkan kebutuhan pada sekian banyak pilihan yang tersedia.

1. Baja ringan trus atau kaso

jenis baja ringan 1

Merupakan sejenis baja ringan yang direkomendasikan penggunaannya untuk kaki utama konstruksi, sepakai tiang utama. Selain itu, kaso dibagi lagi menjadi 2 profil baja ringan berupa C dan W. Biasanya, profil W ukurannya lebih besar dibandingkan C.

Kelebihan:

  • Lebih mudah disesuaikan dengan kebutuhan
  • Tidak akan banyak terbuang
  • Daya tahannya bisa mencapai puluhan tahun
  • Proses pengerjaan tidak terlalu panjang
  • Lebih efisien dan fleksibel ketika dikonstruksikan

2. Baja ringan reng atau profil B

jenis baja ringan 2

Dengan memanfaatkan bambu sebagai bahan dasarnya, baja ringan reng umumnya digunakan sebagai penahan genteng. Pengolahannya terhitung lama dan harus dilakukan tanpa terburu-buru untuk mendapatkan baja ringan yang berkualitas.

Kelebihan:

  • Proses konstruksi sebuah bangunan cenderung jadi lebih cepat
  • Daya tahan yang kuat dengan bahan ringan dan tipis
  • Menunjang penampilan bangunan agar semakin modern dan kokoh

3. Baja ringan taso

jenis baja ringan 3

Jenis taso memiliki struktur dan bentukan bidang layaknya huruf A. Dari luar, penampakannya seperti balok dengan ukuran kecil yang bekerja untuk mengikat reng atau profil B. Anda bisa menggunakan baja ringan ini untuk membuat kerangka atap.

Kelebihan:

  • Ukurannya yang tipis mampu menghasilkan rangka modern
  • Terasa kokoh dan memiliki daya tahan tinggi
  • Mampu menguatkan dan mengikat kuda-kuda
  • Peletakkan permukaan atap menjadi semakin baik
  • Mampu menambah kondisi kekuatan gording

4. Baja ringan bondek

jenis baja ringan 4

Jika Anda sedang menjalankan proyek yang berhubungan dengan konstruksi beton, maka baja ringan bondek adalah pilihannya. Umumnya, material ini condong digunakan untuk memenuhi kebutuhan rangka yang diaplikasikan pada tulangan searah.

Kelebihan:

  • Pemasangan lebih mudah dan tidak merepotkan
  • Pengerjaan semakin cepat dan tepat waktu
  • Pembongkaran rangka jadi lebih instan
  • Memiliki daya tahan yang baik

Baca Juga: Simak Alasan Memilih Meja Stainless Steel Untuk Rumah

5. Baja ringan spandek

jenis baja ringan 5

Selain bondek, Anda akan menemukan spandek sebagai salah satu bahan baku pendukung dinding ataupun penutup. Dengan memanfaatkan bentuk dan pola gelombang, tidak heran kalau Anda banyak menemukannya untuk pembangunan komersial hingga industri perumahan.

Kelebihan:

  • Bentuk lembaran membuat penyusunan terasa lebih gampang
  • Memiliki unsur estetika
  • Cenderung dipatok dengan harga terjangkau
  • Praktis, kuat, dan tahan lama

6. Baja ringan profil Z

jenis baja ringan 6

Jenis yang satu ini cocok untuk memasang sambungan kuda-kuda pada kebutuhan rangka atap. Menggunakan titik berat pada bagian tengah untuk mengoptimalkan kinerjanya di bidang konstruksi. Penggunaannya sangat diutamakan pada rangka tertentu.

Kelebihan:

  • Mampu menyeimbangkan beban di kedua sisinya
  • Aplikasi struktur yang fleksibel
  • Perawatannya cenderung praktis dan efektif

7. Baja ringan kanal C

jenis baja ringan 7

Anda akan menemui jenis baja ringan ini ketika sedang membangun asbes, partisi dinding jendela, gordin, hingga dudukan plafon. Pemilihan material kanal C biasanya ditentukan dari kebutuhan ukuran konstruksi saat itu. Cocok untuk kuda-kuda atap yang sifatnya dominan ringan.

Kelebihan:

  • Menyediakan banyak pilihan ukuran
  • Hasilnya kokoh dengan pemasangan yang mudah
  • Mampu menopang beban yang cukup berat
  • Anti rayap dan tahan lama

8. Baja ringan profil hat

jenis baja ringan 8

Merupakan baja high tensile dengan pilihan ketebalan 0,55 dan 0,85 mm TCT. Memiliki lapisan pelindung berupa alumunium dan seng. Biasanya, produk ini dipakai untuk menyangga atap atau menjadi rangka kuda-kuda bagi beberapa bangunan krusial.

Kelebihan:

  • Lebih tahan karat
  • Materialnya ringan dan mudah diaplikasikan
  • Pemasangannya tidak merepotkan
  • Kekuatannya terjamin, dengan harga ekonomis

9. Hollow baja ringan galvalum

jenis baja ringan 9

Berbahan dasar galvalum yang memiliki high tensile strength hingga 5500 Kg/cm2. Hal ini didukung dengan kualitasnya yang baik dan banyak direkomendasikan oleh perusahaan di bidangnya. Menggunakan profil kotak sebagai presentasi dari materialnya.

Kelebihan:

  • Sifatnya cenderung anti rayap
  • Memiliki ketahanan yang tinggi dibandingkan hollow lainnya
  • Tidak memberatkan struktur bangunan
  • Pemasangannya lebih cepat

10. Hollow baja ringan gypsum

jenis baja ringan 10

Gypsum juga masih banyak dipilih untuk kebutuhan konstruksi dari berbagai macam bangunan. Material hollow ini terbuat dari stainless dan lapisan meni. Terkenal dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan plafon rumah atau gedung-gedung sesuai kebutuhan

Kelebihan:

  • Tahan lama dan kokoh pada bangunan
  • Lebih bagus dipakai daripada kayu
  • Banyak dipilih sebagai rangka plafon
  • Ringan dan praktis digunakan

Baca Juga: Apa Saja Manfaat Bahan Tambang Mangan? Ketahui Semuanya Disini

Berbagai jenis baja ringan untuk kebutuhan konstruksi di atas bisa Anda temukan di Indonesia. Percayakan kebutuhan baja ringan Anda kepada Indotrading yang terbukti menyediakan produk-produk berkualitas. Cek website Indotrading.com dan lakukan pemesanan Anda sekarang juga.

To Top