Liputan Event

Ingin Majukan UKM Indonesia, Bank BTPN Kolaborasi dengan Google dan Indotrading

Tak bisa dipungkiri, industri Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam negeri menyimpan potensi yang cukup besar. Bahkan, tak jarang produk-produk UKM memiliki kualitas yang tak kalah bagus dengan produk buatan luar negeri. Namun, nyatanya masih banyak UKM di Indonesia yang mengalami kendala dalam hal pemasaran.

Lemahnya teknik pemasaran ini sebenarnya dapat diatasi dengan melakukan pemasaran secara online. Dengan melakukan pemasaran secara online, pasar yang dituju pun akan semakin luas. Otomatis, kans untuk mendapatkan konsumen yang lebih banyak pun semakin terbuka lebar.

Foto: Acara Workshop Kolaborasi Bank BTPN, Google, dan Indotrading/ Dok: indotrading.com

Foto: Acara Workshop Kolaborasi Bank BTPN, Google, dan Indotrading/ Dok: indotrading.com

Untuk mendukung perkembangan UKM di Indonesia, Bank BTPN melakukan kolaborasi dengan Google dan Indotrading. Sinergi ini dilakukan dengan cara menggelar acara workshop tentang pentingnya pemasaran secara online di era digital. Acara ini digelar di Hotel De Luxton Bandung, Selasa (6/11/2016).

Baca juga: Gabung Indotrading.com, Bos Raja Pipa Indonesia: Sales Jadi Naik!

Acara ini bertujuan untuk memfasilitasi para nasabah Bank BTPN yang mayoritas merupakan pelaku bisnis B2B (Business to Business). Melalui acara ini, BTPN juga merangkul Google dan Indotrading sebagai perusahaan yang memiliki kesamaan visi misi dalam mendukung perkembangan UKM dalam negeri.

Foto: Vonny, Customer Endagement Head SME Bank BTPN/ Dok: indotrading.com

Foto: Vonny, Customer Endagement Head SME Bank BTPN/ Dok: indotrading.com

“Jadi kita bikin yang sesuai dengan kebutuhan nasabah kita, salah satunya tentang digital. Nah, setelah tahu kalau itu adalah kebutuhan nasabah, kita mulai nyari partner yang paling terpercaya dari digital apa sih, muncul Google. Nah karena kita punya visi yang sama yaitu ingin mengembangkan UKM Indonesia, yaudah jadilah klop. Nah, akhirnya Google juga mengenalkan kita dengan Indotrading karena memang nasabah kita itu kan lebih banyak yang B2B,” ujar Vonny, Customer Endagement Head SME Bank BTPN.

Sebelumnya, Bank BTPN sudah pernah bersinergi dengan Google dan Indotrading. Acara ini merupakan kerja sama yang kedua kali antara Bank BTPN, Google, dan Indotrading.

“Ini event kita yang kedua, yang pertama dulu di Surabaya,” ujar Vonny.

Baca juga: Indotrading Gandeng Google dan BTPN Sosialisasikan Peluang di Era Digital

Sebagai direktori bisnis terbesar dan terlengkap di Indonesia, Indotrading terus berkomitmen untuk memajukan industri UKM dalam negeri. Caranya ialah dengan membantu pemasaran secara online melalui strategi integrated digital marketing.

Foto: Jhony, General Manager Indotrading/ Dok: indotrading.com

Foto: Jhony, General Manager Indotrading/ Dok: indotrading.com

“Nasabah BTPN kan sebagian besar kebanyakan pelaku produsen, pabrik, dan segala macam. Mainnya adalah B2B (Business to Business). Nah, visi misinya cukup sama dengan Indorading. Harapannya, biar Indotrading bisa lebih dikenal masyarakat luas, khususnya pemain B2B,” ujar Jhony, General Manager Indotrading.

Selama kurang lebih 4 tahun berkiprah, Indotrading terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Hingga kini, sudah ada ribuan pengusaha UKM yang telah merasakan manfaat bergabung dengan Indotrading melalui fitur Gold Member, Paket SEO, maupun paket Google Adwords. Tak hanya itu, Indotrading juga memiliki fitur RFQ yang dapat membantu perusahaan dalam pengadaan barang.

“Kalau pasar B2B di Indonesia jujur nggak banyak. Nah, bedanya dengan yang lain Indotrading memberikan layanan ada yang gratis ada yang berbayar dan semua bisa menggunakan Indotrading. Selain itu, Indotrading juga memiliki RFQ. Jadi perusahaan-perusahaan besar bisa minta pengadaan barang dari Indotrading,” tegas Jhony.

Baca juga: Baru Empat Tahun Berdiri, Indotrading Sudah Berhasil Curi Hati Konsumen

Dalam acara itu, Google juga merekomendasikan para pelaku UKM untuk menggunakan layanan bisnis dari Google bernama Google Bisnisku. Dengan menggunakan fitur tersebut, para pengusaha bisa memonitor bisnis mereka melalui handphone kapanpun dan dimanapun.

Foto: Fida Heyder, Marketing Manager Advertising and Business Solutions Google/ Dok: indotrading.com

Foto: Fida Heyder, Marketing Manager Advertising and Business Solutions Google/ Dok: indotrading.com

“Google pengen membantu mereka menghadirkan sebuah produk yang bisa mereka gunakan sangat simple. Saking simple-nya 15 menit bisa di-set up. Mereka bisa melihat kapan saja di handphone dan ujungnya kan produk kita membnatu konsumen juga,” ujar Fida Heyder, Marketing Manager Advertising and Business Solutions Google.

Melalui fitur Google Bisnisku, para pelaku UKM juga dapat mendapatkan laporan mengenai respon konsumen terhadap bisnis mereka. Misalnya berapa kali dicari orang, berapa kali ditelepon, jumlah pengunjung, dan testimonial dari konsumen. Dengan begitu, UKM-UKM dapat menggunakan fitur ini sebagai sarana untuk melakukan evaluasi bisnis.

“Yang jelas sih, mereka melihat Google Bisnisku dan Google Adwords itu suatu partner UKM atau SMBI yang kuat dan terpercaya. Nantinya mereka lebih pengen lagi mengenal langsung dan menggunakan produk kita atau melalaui partner kita seperti Indotrading,” pungkas Fida Heyder.

 

Reporter: Kumi Laila     Penulis: Erlin Dyah Pratiwi

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
WordPress Image Lightbox Plugin