Sosok Inspiratif

Bisnis Beras Organik, Pria Ini Bisa Raup Hingga 70 Juta per Bulan

bisnis sulung jaya beras organik

Bisa memanfaatkan ilmu yang dimiliki dan mengandalkannya sebagai aset utama saat melakoni bisnis sendiri, merupakan impian oleh banyak individu. Tak sedikit orang yang ternyata mampu merealisasikan impian ini. Seperti Endi Putra Roza, sosok pria lulusan fakultas Pertanian di Universitas Andalas yang berhasil memajukan bisnisnya yang berkiprah di sektor pertanian bernama Silung Jaya dengan fokus menjual produk berupa beras organik. Ia menggunakan pupuk dari kotoran ternak yang jelas terbebas dari kandungan senyawa kimia, dan menguntungkan pada kualitas beras yang lebih sehat dan organik. 

Baca juga: Gurihnya Bisnis Kacang Mete di Kanada, Peluang Bagi UKM RI

bisnis beras organik sulung jaya

Endi Putra Roza, pemilik beras organik Sulung Jaya. Dok: Google

“Biasanya selama ini kita sering menggunakan pupuk berbasis kimia. Namun sekarang pupuk kimia semakin terbatas dan harga semakin mahal. Dari situlah muncul ide menggunakan pupuk kotoran ternak yaitu kompos diubah menjadi pupuk organik,” tuturnya di salah satu media. Endi menjelaskan jika ia telah merintis bisnisnya sejak tahun 2012 hingga sekarang. Namun selayaknya merintis bisnis, tidaklah mudah untuk mencapai kesuksesan. Ia mengaku jika bisnisnya muncul dikarenakan ilmu yang diperoleh sedari kuliah, serta ditambah dukungan lingkungan sekitar tempatnya ia tinggal yaitu di Lareh Sagohalaban, Kabupaten Limapuluh, Kota Padang. Di sana Endi melihat peluang yang sangat besar dan juga dipenuhi dengan berbagai usaha ternak. Sehingga hal ini merupakan kesempatan emas untuknya dalam menciptakan pupuk dari kotoran ternak. 

beras organik sulung jaya

Beras organik Sulung Jaya. Dok: Google

Saat menjalani bisnis, Endi menggelutinya dengan sungguh-sungguh. Bahkan sekarang ia sudah bisa memperkerjakan 6 orang karyawan yang kebanyakan adalah kaum muda. Dengan bantuan karyawan, ia bisa mengenalkan produknya hingga ke berbagai kota seperti Sumatera Barat, Jambi dan Riau. Dari hasil penjualannya setiap bulan, Endi mampu meraih keuntungan hingga 6 juta Rupiah per bulan yang sudah dipotong biaya produksi dan gaji karyawan. Menilik potensi bisnisnya yang kian maju, Endi pun telah dinobatkan sebagai “Young Entrepreneur” dalam Citi Microentrepreneurship Awards (CMA) di tahun 2016-2017 silam. Pada ajang tersebut, ia memperoleh segudang pengetahuan baru mengenai strategi perkembangan bisnis untuk menjangkau pasar yang lebih luas.  Bahkan, ia dan para pelaku usaha lainnya juga mendapatkan dukungan untuk bisa ‘naik kelas’ menjadi usaha sektor menengah ke atas melalui pelatihan pemanfaatan media sosial untuk bisa menjangkau pasar yang lebih luas dan berpotensi. 

Selama acara CMA berlangsung, ajang ini telah berhasil menarik 5.500 pengusaha mikro dan menobatkan banyak penghargaan hingga 120 lebih pengusaha mikro. Chief Executive Officer Citi Indonesia, Batara Sianturi mengungkapkan jika kemandirian yang dimiliki oleh para wirausaha selalu diawali dari skala kecil. Lalu membawa peluang untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih mudah dan diharapkan dapat berpengaruh kepada taraf hidup masyarakat kita. Ia juga menyatakan jika acara ini diselenggarakan sebagai bentuk dukungan terhadap program OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan pemerintah RI dalam mewujudkan SNKI (Strategi Nasional Keuangan Inklusif) dengan berbagai arahan dan program eksekusi yang disesuaikan setiap tahunnya. 

Baca juga: Ini Untungnya Jadi UKM Binaan Pemerintah

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top