Digital Marketing

5 Siasat Tepat Pemasaran Online di Tahun 2016

Saat memasarkan sebuah produk, penting halnya untuk memilih siasat yang tepat agar pemasaran dapat berjalan secara optimal. Bukankah pemasaran yang tepat dan efektif akan sebanding dengan hasil yang dicapai nantinya?

Bidang pemasaran online terus berkembang seiring zaman. Strategi pemasaran yang berhasil dilakukan tahun lalu belum tentu bisa menjadi strategi yang tepat pula untuk diterapkan di tahun 2016 ini. Jadi, apa yang harus difokuskan ketika merencanakan strategi pemasaran untuk tahun 2016? Inilah 5 siasat tepat dalam pemasaran online yang tak bisa diabaikan di tahun 2016 ini:

  1. Gunakan Platform Selain Blog

HILVERSUM, NETHERLANDS - FEBRUARY 06, 2014: Social media are trending and both business as consumer are using it for information sharing and networking.


Sebagai sebuah platform, blog bisa menjadi pilihan yang tepat dalam menyampaikan sebuah ide, gagasan, termasuk memasarkan sebuah produk. Akan tetapi, orang yang menggunakan blog sebagai media pemasarannya sudah banyak sekali. Untuk itu, Anda harus membuat strategi pemasaran yang lain daripada yang lain. Mulailah berpikir untuk membuat konten dalam berbagai platform agar Anda tetap bisa eksis dalam dunia bisnis.

Apakah saat ini Anda melakukan pemasaran di SnapChat dan Instagram? Bagaimana dengan Periscope, apakah adanya live streaming dapat membantu pemasaran produk Anda secara signifikan? Facebook, Twitter, dan LinkedIn merupakan platform pemasaran terbesar dan paling banyak digunakan oleh internet marketer di seluruh dunia, tetapi rekan Indopreneurs tidak bisa mengabaikan penggunaan Snapchat dan Instagram di masa sekarang.

Pertimbangkan untuk membuat YouTube channel atau terlibat dengan visitors melalui live streaming. Konten berbasis video mudah dibuat dan berpotensi menjadi viral. Tidak harus menggunakan kamera yang benar-benar canggih untuk membuat video yang bagus. Beberapa smartphone dengan kualitas resolusi gambar yang tinggi sudah bisa menjadi perangkat andalan untuk melakukan pekerjaan ini.

Tidak ada platform yang bisa memuaskan semua orang, tetapi bereksperimen dengan jejaring sosial lainnya sangat direkomendasikan saat persaingan pasar sudah terlalu ketat. Berbagai iklan yang dilatampilkan di Instagram sejak beberapa tahun belakangan ini juga sangat pesat perkembangannya. Meerkat dan Periscope mungkin bisa menjadi platform pemasaran produk yang wajib dicoba selanjutnya.

 

  1. Fokus pada Mobile Phone

Gambar 670
Tahun 2015 lalu menjadi momen pembuktian bagi mobile phone karena jumlah user-nya sudah berhasil melewati jumlah user desktop. Hal ini secara tidak langsung menuntut tampilan website agar mobile friendly. Mulai dari bentuk tampilan, konten, hingga call-to-action harus mudah terbaca di layar yang berukuran lebih kecil. Jika Anda menggunakan iklan pay-per-clicks, pertimbangkan kampanye Google AdWords. Kampanye ini sangat mungkin menghasilkan telepon masuk atau niat pembelian dari klien di kemudian hari.

Baca juga : 11 Marketing Tools Terbaik yang Layak Coba di Tahun 2016

  1. Branding yang Kuat

Branding and marketing concept in word tag cloud on white


Era media sosial saat ini seolah menuntut sebuah brand untuk terus berkreativitas dalam mempromosikan produknya. CEO dari T Mobile’s John Fegere misalnya, Ia mempromosikan berbagai brand terkenal melalui video-video yang diunggah ke akun Twitter-nya. Fitur video yang menampilkan muka John fegere secara close-up dan caranya berinteraksi dengan para followers-nya membuat para netizen merasa lebih dekat dengannya. Hal inilah yang membuat T-Mobile memiliki kesan humanis seperti cinta dan kebersamaan.

 

  1. Perhatikan UX Website dan Kecepatan Loading

Gambar 672
Memberikan pengalaman menyenangkan kepada para pengguna internet merupakan hal yang akan memberikan kesan mendalam. Pastikan Anda dapat memastikan agar pengunjung dapat mengakses informasi dan fitur-fitur di website tanpa hambatan.

Tak ada seorangpun yang mau menunggu load website yang lama. Jika User Experience (UX) website Anda tidak bagus, bisa dipastikan bounce rate-nya juga tidak bagus. Untuk UX, pertimbangkanlah tools seperti SurveyMonkey untuk mendapatkan feedback dari konsumen. Tanyakan kepada mereka, apa yang mereka suka, mereka tidak suka, dan apa yang ingin mereka ubah.

Untuk melakukan pengecekan terhadap kecepatan website, Anda bisa menggunakan Google’s PageSpeed Insights dan GT metrix. Kedua tools tersebut akan menganalisa website Anda dan memberikan saran-saran untuk improvisasi serta bisa didapatkan secara cuma-cuma.

 

  1. Influencer Marketing

Gambar 673
Influencer marketing melalui media sosial memiliki potensi besar dan menjadi andalan dalam teknik pemasaran online yang paling ramah Return On Investmennt-nya (ROI) di tahun 2016. Dengan memanfaatkan popularitas dan jangkauan sosial, Influencer dapat membantu memposisikan produk atau jasa secara langsung di depan target pasar. Kepercayaan yang telah terbentuk antara konsumen dan influencer akan menghapuskan batasan-batasan yang ada dalam teknik pemasaran tradisional. (leo/editor: erlin)

Baca juga : 5 Strategi Digital Marketing untuk Para Digital Marketer

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top