Digital Marketing

11 Marketing Tools Terbaik yang Layak Coba di Tahun 2016

Di tahun-tahun yang akan datang, berbagai perusahaan diprediksikan akan berlomba-lomba menerapkan strategi marketing di dunia maya. Kondisi ini tak terlepas dari laju pertumbuhan e-commerce yang semakin berkembang. Pertanyaannya, bagaimana menerapkan strategi marketing yang tepat?

Dalam menghadapi sengitnya persaingan di dunia digital, para pelaku bisnis nampaknya perlu menerapkan strategi marketing yang ciamik. Strategi marketing tidak hanya cukup dengan membuat konten bagus atau menggunakan media sosial untuk menggaet customer. Namun diperlukan cara-cara baru dengan memanfaatkan peluang dan teknologi yang ada, misalnya dengan menggunakan marketing tools yang dapat digunakan untuk meningkatkan penjualan produk di bawah ini:

  1. Kuia

Gambar 555

Jika Rekan Indopreneurs memiliki sebuah website, dua hal utama yang perlu diperhatikan ialah traffic dan email list. Dua hal itu akan didapatkan bila menggunakan Kuia untuk menunjang bidang marketing. Secara umum, Kuia ialah marketing tools yang dapat memenuhi segala kebutuhan untuk meningkatkan bisnis online.

Kuia merupakan solusi tepat jika Anda membutuhkan pop-up untuk mengembangkan email list. Lalu bagaimana dengan tombol-tombol share untuk meningkatkan jumlah pengikut di media sosial dan traffic website? Kuia bisa memberikan hasil yang maksimal terhadap permasalahan ini.

Pemilik website dapat menambahkan bar pada aplikasi Kuia. Nantinya aplikasi ini akan memungkinkan pemilik website untuk mengedit pesan selamat datang untuk visitor website berdasarkan asalnya. Kuia juga memungkinkan Rekan Indopreneurs untuk membuat kuis sehingga buzz, traffic, followers, dan shares di media sosial akan didapat dengan mudah.

  1. Customer.io

Gambar 556

Tetap menjaga hubungan dengan konsumen adalalah salah satu kunci kesuksesan bisnis. Dengan menggunakan Customer.io, Anda akan dibantu untuk melakukan otomatisasi dan mempersonalisasikan percakapan dengan konsumen. Selain itu, Customer.io juga membantu mengirimkan email otomatis kepada konsumen berdasarkan kecenderungan perilaku konsumen saat membka website.

Sebagai contoh, ada seorang konsumen yang datang mengunjungi website Rekan Indopreneurs kemudian ia menambahkan satu produk pada keranjang belanja. Konsumen kemudian meninggalkan website sebelum melakukan pembayaran, maka Customer.io akan memberikan pesan pengingat otomatis kepada konsumen untuk membeli barang di website tersebut.

  1. Narrow

Gambar 557

Mungkin selama ini, Anda sering mengalami kendala dengan manajemen waktu saat mempromosikan produk-produk bisnis. Cukup banyak online marketer yang mengeluhkan efisiensi waktu saat berpromosi secara online hingga pekerjaan mereka yang lain tidak terpegang. Namun Anda tak perlu khawatir lagi karena sudah ada Narrow.

Aplikasi Narrow akan membuat pekerjaan Anda menjadi lebih efisien. Aplikasi ini didesain secara khusus untuk bisa melakukan engagement di media sosial secara otomatis tanpa terkecuali, khususnya dalam media sosial seperti Twitter. Pekerjaan seperti mem-follow klien, me-retweet klien, hingga memberikan tanda favorit pada tweet klien dapat dengan mudah dilakukan secara otomatis.

Baca juga : 7 Tren Digital Marketing Tahun 2016 yang Perlu Dipahami

  1. JustReachOut

Gambar 558

Dalam dunia bisnis, media massa seringkali menjadi incaran untuk dijadikan media promosi. Biasanya media massa telah memiliki jangkauan pembaca yang luas sehingga brand yang dipromosikan juga akan lebih dikenal banyak orang. Meski demikian, perlu diakui bahwa cukup sulit mendapatkan peliputan dan perhatian dari media massa dalam soal promosi bisnis.

JustReachOut adalah sebuah tools yang akan membantu pemilik bisnis untuk menemukan reporter yang ingin meliput bisnis. Cukup mengetik kata kunci yang mendeskripsikan produk, maka JustReachOut akan menjelajahi dunia maya untuk menemukan reporter yang pernah meliput berita bisnis serupa. Tools ini bahkan memberikan kontak reporter sehingga akan lebih mudah untuk membuat janji nantinya.

  1. Notify

Gambar 559

Tools ini bisa menjadi pelengkap setelah berhasil menggunakan JustReachOut. Setelah diliput oleh media massa, aplikasi ini akan otomatis memberikan pemberitahuan jika berita tersebut sudah tayang. Hal ini tentunya dapat memberikan kemudahan dalam memantau hasil peliputan.

Nantinya, notifikasi atau pemberitahuan akan diberitahukan via Slack atau Hipchat. Terlebih lagi aplikasi ini juga mampu memberikan informasi mengenai hasil peliputan kompetitor bisnis kepada Rekan Indopreneurs.

  1. Videolean

Gambar 560

Membuat video yang bagus bukanlah hal yang mudah dilakukan. Namun dalam persaingan online marketing seperti sekarang, video merupakan salah satu cara paling ampuh untuk memikat hati pelanggan.

Videolean memberikan kemudahan bagi Rekan Indopreneurs yang ingin membuat konten video berorientasi bisnis. Dengan Videolean, Rekan Indopreneurs tinggal mengambil sebuah video template yang sesuai dengan kebutuhan bisnis, misalnya video yang berbentuk infografis atau video yang memuat penjelasan. Disamping itu, Anda bisa mengedit tampilan desain dan konten video yang akan ditayangkan.

Setelah menggunakan Videolean, rekan Indopreneurs tidak perlu lagi menggunakan aplikasi video editor yang mahal harganya atau membuang waktu untuk membuat video yang dapat menarik perhatian konsumen.

  1. Colibri IO

Gambar 554

Para customer Anda tentu saja pernah melakukan percakapan di dunia maya. Sebagai online marketer, tugas utama kita ialah menemukan cara agar bisa ikut dalam percakapan tersebut. Agar dapat terlibat dalam percakapan tersebut, Colibri IO akan membantu Anda untuk melakukan hal itu.

Jika Anda menjual perhiasan secara online misalnya, Colibri IO akan mengumpulkan daftar percakapan online tentang jual beli perhiasan di Twitter, Facebook, Blog, dan platform lainnya yang saat itu terjadi. Dengan memiliki daftar percakapan online tersebut, Anda dapat mencari pembeli potensial secara cepat dan tepat.

  1. Dasheroo

Gambar 546

Merencanakan tujuan bisnis merupakan hal yang baik, tetapi mencapai tujuan bisnis tersebut adalah hal yang lebih baik. Dasheroo membantu memberikan informasi fundamental mengenai bisnis anda. Dengan aplikasi ini, Anda bisa melihat secara real time pekerjaan apa saja yang sudah diselesaikan dan pekerjaan mana yang belum selesai.

Dasheroo akan satu dashboard untuk melacak segala hal tentang bisnis Anda, mulai dari pertumbuhan mailing list, traffic website, penjualan, dan lain sebagainya. Aplikasi ini merupakan cara termudah untuk melihat seberapa baik hal yang sudah dilakukan secara real time tanpa harus membuka puluhan tab.

  1. AccuRanker

Gambar 551

Jika sudah mendapatkan peliputan dari media, backlinks, shares di media sosial, dan traffic yang bagus, kemungkinan besar ranking perusahaan Anda sudah naik di Google. Namun, Anda tentu tidak mengetahui seberapa banyak kata kunci yang digunakan dan kata kunci apa yang paling sering digunakan untuk mencari bisnis Anda.

AccuRanker memiliki fungsi utama sebagai keyword tracker. Dengan menggunakan AccuRanker, Anda akan dibantu untuk melihat secara persis dimana website anda tampil di mesin pencari.

  1. Instagress

Gambar 552

Sesuai dengan namanya, aplikasi ini berguna untuk membantu Anda mendapatkan jumlah follower yang lebih banyak di Instagram. Selain itu, aplikasi ini akan sangat membantu mendapatkan lebih banyak likes dan comment. Sama halnya dengan aplikasi Narrow, aplikasi Instagress memiliki fungsi otomatis sewaktu akun bisnis Anda ingin melakukan engagement di media sosial. Namun bedanya, Instagress hanya diperuntukkan kepada pengguna akun Instagram saja.

Dengan Instagress, Anda hanya tinggal memasukkan hastag yang sesuai dengan produk kemudian secara otomatis menemukan followers yang dituju.

  1. Pagewiz

Gambar 553

Jika Anda ingin pengunjung baru website menjadi konsumen yang membeli sebuah produk, Anda membutuhkan landing page yang baik. Akan mubadzir bila Anda memiliki jutaan visitor setiap bulannya namun hanya sangat sedikit dari mereka yang akhirnya membeli produk.

Pagewiz akan memudahkan Anda untuk membangun landing page yang baik. Sebuah studi yang dilakukan oleh Wishpond menyatakan bahwa rata-rata bisnis B2B hanya mengkonversi landing page sebesar 13,28 % sedangkan bisnis B2C hanya mengkonversi landing page sebesar 9,87 %.

Dengan memaksimalkan penggunaan 11 marketing tools ini, bisnis Anda diharapkan mendapat omzet yang lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. (leo/editor: erlin)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top