Modal Satu Juta, Pringgondani Raup Omzet Puluhan Juta dari Bisnis Pomade

“Kalau punya ide itu harus segera dikerjakan, jangan ditunda-tunda,” ujar Pringgodani, CEO Mr. Prabs Pomade.

Tidak semua bisnis perlu modal yang besar. Bisnis dengan modal yang kecil pun bisa menghasilkan omzet yang besar. Salah satu bisnis modal kecil yang bisa menghasilkan omzet cukup besar ialah bisnis pomade yang digeluti oleh Pringgodani (26).

Pringgodani yang akrab disapa Igo ini mengawali bisnisnya sekitar tahun 2013. Saat itu, pomade memang sedang menjadi sebuah tren baru di kalangan anak muda. Biasanya, pomade digunakan oleh kaum lelaki yang ingin memiliki tampilan rambut yang rapi, namun tetap stylish.

Baca juga: Ivan Bestari Sulap Limbah Kaca Jadi Barang Bernilai Jutaan Rupiah

Awalnya, Igo hanyalah mahasiswa biasa di Universitas Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) di Serang, Banten jurusan Pertanian. Selama berkuliah, ia pernah mengikuti ajang pertukaran pelajar ke Jepang. Sepulangnya dari Jepang, ia pun melanjutkan kuliahnya di UNTIRTA sambil berjualan online.

“Saya dulu sempet kerja di Jepang. Dari universitas sih, awalnya pertukaran pelajar tapi saya milih untuk nyambi kerja. Pulang dari sana saya masih kuliah, melanjutkan yang tertinggal sambil dagang online biasa,” ungkap Igo kepada indotrading.com, Senin (19/12/2016).

Foto: Pringgodani, CEO Mr. Prabs Pomade/ Dok: Indotrading.com
Foto: Pringgodani, CEO Mr. Prabs Pomade/ Dok: Indotrading.com

Sepulang dari Jepang, Igo bertekad untuk bisa mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri. Ia tidak ingin membebani keluarga dengan biaya kuliahnya. Selain berjualan secara online, Igo juga mencoba berjualan keripik tempe. Tak hanya itu, ia pun tak malu berjualan kosmetik.

“Jadi pas pulang dari Jepang itu saya bertekad udah nggak mau dibiayain sama orangtua lagi. Setelah itu, saya bener-bener emang nggak dibiayai sama orangtua lagi,” ujar Igo.

Selain berjualan tempe keripik dan kosmetik, Igo juga menjadi reseller produk pomade dari luar. Saat itu, produk pomade memang sedang menjadi tren sehingga dagangannya laris manis. Apalagi, dulu belum ada pomade buatan dalam negeri.

Baca juga: Hotel Amaris Pasar Baru: “Respon Indotrading Sangat Cepat!”

“Nah, akhirnya saya jualan pomade buatan luar. Saya jadi reseller dulu, itu tahun 2013,” terang Igo.

Melihat pomade yang sedang menjadi tren saat itu, Igo pun ingin mencoba membuat pomade sendiri. Setelah gagal berkali-kali, akhirnya Igo menemukan formula yang tepat untuk pomade-nya. Akhirnya, ia produk pomade buatannya diberi label Mr. Prabs Pomade.

Foto: Contoh Produk Mr. Prabs Pomade/ Dok: Indotrading.com
Foto: Contoh Produk Mr. Prabs Pomade/ Dok: Indotrading.com

“Pas pertengahan tahun 2013, akhirnya saya memutuskan untuk membuat pomade sendiri dengan nama Mr. Prabs Pomade. Ini sebenarnya coba-coba dulu kan menentukan formula. Setelah dirasa pas, akhirnya saya launching tuh tanggal 8 desember 2013,” kata Igo.

Selain memiliki aroma yang khas, produk pomade buatan Igo juga punya kualitas yang bagus. Terbukti, baru dijual dalam beberapa hari, pomade buatannya sudah ludes dibeli. Bahkan, kini omzetnya sudah mencapai Rp 50 juta per bulan.

“Setelah launching, peminatnya alhamdulillah,” ucap Igo.

Bagaimana perjuangan Igo dalam mengembangkan bisnisnya? Simak kisah selengkapnya berikut ini.

Baca juga: Fourspeed Metalwerks: Bisnis Aksesoris Beromzet Ratusan Juta yang Laris di Eropa hingga Amerika

Pernah Jualan Kosmetik Sampai Tempe Keripik

Meski kini telah sukses berbisnis pomade, Igo mengaku bahwa ia mempelajari semua itu secara otodidak. Insting bisnisnya ini terasah karena pengalamannya berdagang. Ia bahkan sama sekali tidak memiliki darah pebisnis atau keturunan pengusaha.

“Saya memang suka bisnis padahal nggak ada darah bisnis dari keluarga. Malahan, mereka PNS semua,” tandas Igo.

Foto: Pringgodani, CEO Mr. Prabs Pomade/ Dok: Indotrading.com
Foto: Pringgodani, CEO Mr. Prabs Pomade/ Dok: Indotrading.com

Sebelum memiliki bisnis pomade seperti sekarang, Igo juga pernah berbisnis kosmetik. Hal ini dilakukannya semata-mata untuk meringankan beban orangtua. Meskipun ia seorang laki-laki, Igo tak pernah merasa malu sedikit pun saat berjualan kosmetik.

“Waktu itu saya dagang kosmetik sih. Setelah jualan kosmetik dan pasarnya agak turun saya beralih ke dagang tempe pedes karena waktu itu pas zamannya keripik singkong yang pedes-pedes itu. Nah itu kan ada masanya juga tuh,” kata Igo.

Baca juga: Ingin Majukan UKM Indonesia, Bank BTPN Kolaborasi dengan Google dan Indotrading

Saat itu, Igo benar-benar tidak ingin menyianyiakan peluang yang ada. Apalagi, Igo banyak memiliki teman perempuan yang suka menggunakan kosmetik. Igo juga sempat mencoba berdagang tempe keripik pedas selama setahun lebih.

“Saya jualan tempe pedas, tempe saya itu saya kasih brand. Nama tempenya Tempe Tuan Prabu. Kenapa saya suka dengan nama itu karena prabu itu philosophy-nya para prabu yang ada di Indonesia ini kan pantang menyerah,” jelas Igo.

Rupanya, nama tempenya ini menjadi  inspirasi untuk nama bisnis pomade yang sekarang digeluti oleh Igo. Dari nama Tuan Prabu, Igo pun menamakan brand pomade-nya dengan nama Mr. Prabs Pomade.

Foto: Contoh Produk Mr. Prabs Pomade/ Dok: Indotrading.com
Foto: Contoh Produk Mr. Prabs Pomade/ Dok: Indotrading.com

“Lalu dari kata tuan prabu saya plesetin ke bahasa Inggris untuk brand pomade saya, namanya jadi Mr. Prabs Pomade,” ujar Igo.

Pomade buatan Igo memang unik. Tak hanya memiliki tampilan desain yang menarik, aromanya pun sangat khas. Igo mengakui bahwa salah satu keunggulan produk pomade buatannya adalah wanginya yang khas. Ada berbagai varian aroma pomade, misalnya wangi permen karet atau buah-buahan.

“Keunggulannya ini satu wanginya varian dan seperti peremen karet dan buah-buahan. Selama ini konsumen memang menyukainya karena wangi pomade kita beda dari yang lain. Dari awal berdiri sampai sekarang wanginya ini gak pernah diubah, diubahnya pun cuma satu kali aja. Dari tahun 2013 sampai sekarang wanginya gak pernah berubah,” papar Igo.

Baca juga: Rahasia Danu Sofwan Raup Omzet Milyaran dari Bisnis Cendol 

Selain memiliki desain tampilan yang unik, kualitas Mr. Prabs Pomade juga tak perlu ditanyakan lagi. Produk-produk pomade buatan Igo memiliki kandungan vitamin E yang bermanfaat untuk kesehatan rambut. Selain itu, pomade ini juga terbebas dari kandungan bahan berbahaya yang dapat merusak rambut.

“Terus kami juga mengedepankan kualitas, terus kita juga ngasih kandungan vitamin E dalam pomade kita. Jadi tidak akan membuat rambut rusak. Kita nggak sembarangan membuat pomade,” ujar Igo.

Laku hingga 700 Produk Setiap Bulan

Sejak didirikan sejak tiga tahun yang lalu, bisnis pomade milik Igo sudah mengalami begitu banyak perkembangan. Jika dulu ia hanya memiliki satu-dua varian, kini produk pomade Mr. Prabs sudah memiliki 5 varian.

Foto: Pringgodani, CEO Mr. Prabs Pomade/ Dok: Indotrading.com
Foto: Pringgodani, CEO Mr. Prabs Pomade/ Dok: Indotrading.com

“Sejauh ini kita sudah membuat 5 varian. Varian yang limited edition itu namanya sexymods. Sexymods ini cuma dibuat 100 hingga 200 pcs. Kenapa kita bikin yang limited edition itu biar ada yang beda aja sih. Kita juga ada dua produk unggulan yaitu premium series dan legend series,” papar Igo.

Hingga saat ini, Igo pun sudah memiliki ratusan reseller yang tersebar di berbagai kota. Jumlah reseller di masing-masing kota pun dibatasi sebanyak 10 orang. Hal ini dilakukan agar para reseller bisa menjalankan bisnis ini lebih maksimal.

Baca juga: Indotrading dan Google Jalin Kerja Sama untuk Bantu Pengusaha Indonesia

“Kalau di Indonesia sendiri sih sudah menyeluruh ya. Reseller pun pada tahun-tahun 2013 hingga 2014 itu di seluruh indonesia hampir semua ada. Peminat paling besar itu di Sumatra,” terang Igo.

Meski baru tiga tahun berjalan, bukan berarti bisnis pomade milik Igo ini tak memiliki kompetitor. Kompetitor akan selalu ada, tapi Igo tak terlalu ambil pusing dengan hal tersebut. Meski beberapa kali ada kompetitor yang mencoba mematikan harga, Igo justru melawannya dengan memperbaiki pelayanan dan terus meningkatkan kualitas produknya. Alhasil, ia kebanjiran order hingga produksinya mencapai 700 pcs setiap bulannya.

Foto: Contoh Produk Mr. Prabs Pomade/ Dok: Mr. Prabs Pomade
Foto: Contoh Produk Mr. Prabs Pomade/ Dok: Mr. Prabs Pomade

“Setiap bulannya kita produksi sekitar 500 sampai 700 pcs dari semua variant,” kata Igo.

Mengenai pemasaran, awalnya Igo hanya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut. Namun, kini Igo mulai memanfaatkan  pemasaran melalui media sosial. Igo juga membuat website khusus untuk Mr. Prabs Pomade.

“Kalau kita sih menggunakan power mouth to mouth. Selama ini memang kita jarang juga ngadain atau ikut event-event. Jadi, kita cuma ngandalain people power aja, dari mulut ke mulut dan dari sosial media,” ucap Igo.

Baca juga: Pernah Jadi Kuli Pasir, Kini Danu Sofwan Sukses Jadi “Radja Cendol” Beromzet 1,5 Miliar

Dari Modal Sejuta Hasilkan Omzet Puluhan Juta

Bisnis pomade milik Igo ini bisa digolongkan ke dalam bisnis yang minim modal. Bagaimana tidak? Hanya dengan modal Rp 1 juta, ia mampu mendulang omzet hingga puluhan juta. Modal itu diperolehnya dari hasil menjadi reseller produk pomade luar negeri.

“Modal sejuta itu putaran hasil saat saya jadi reseller itu. Nah, dari situ kita muterin uang lagi. Pertama kita buat produk tuh 20 pcs. Akhirnya sold langsung dalam dua hari. Akhirnya kita puterin lagi tuh uangnya,” ucap Igo.

Foto: Contoh Produk Mr. Prabs Pomade/ Dok: Mr. Prabs Pomade
Foto: Contoh Produk Mr. Prabs Pomade/ Dok: Mr. Prabs Pomade

Kesuksesan bisnis yang berhasil dicapai saat ini tentu tak diraih Igo dengan mudah. Perlu uji coba berkali-kali untuk mendapatkan formula pomade yang terbaik. Selain itu, kualitas juga sangat penting sehingga harus senantiasa dijaga.

Di awal merintis bisnis ini, Igo merasa bahwa pomade kini sudah menjadi kebutuhan para kaum lelaki. Apalagi, jika ada acara-acara tertentu. Penggunaan pomade menjadi hal penting karena bisa menunjang gaya serta tampilan seorang lelaki.

Baca juga: Strategi Bisnis Damn! I Love Indonesia yang Wajib Dicontoh Pengusaha Muda

“Saya juga lihat orang yang pake pomade kan bukan karena gaya aja tapi udah menjadi kebutuhan. Kayanya misalnya kita mau ke kondangan, itu perlu banget menunjang style para cowok,” kata Igo.

Terlebih lagi, orang Indonesia memiliki tipikal rambut yang ikal dan bergelombang. Dengan menggunakan pomade, rambut ikal yang cenderung susah diatur pun bisa tampak lebih rapi dan klimis.

Foto: Contoh Produk Mr. Prabs Pomade/ Dok: Mr. Prabs Pomade
Foto: Contoh Produk Mr. Prabs Pomade/ Dok: Mr. Prabs Pomade

“Apalagi orang Indonesia ini kan kebanyakannya rambut ikal atau bergelombang. Jadi pomade bisa membantu untuk merapikan itu. Itu sih alasan saya kenapa memilih bisnis pomade,” kata Igo.

Meski telah mengecap kesuksesan berbisnis pomade, Igo tak pernah berhenti berinovasi. Ia senantiasa menciptakan varian-varian produk yang baru. Igo juga mengembangkan bisnis di bidang lain, misalnya di bidang clothing line.

“Inovasi sih yang lebih penting membuat varian pomade yang lebih baru. Selain itu, saya juga mau mengarahkan Mr. Prabs ini bukan ke pomade aja, tapi juga akan diarahkan ke bisnis clothing-nya juga. Tapi tetep trademark-nya itu pomade,” kata Igo.

Baca juga: Damn! I Love Indonesia: Bisnis Kaos Ala Daniel Mananta yang Sudah Merambah Korea hingga Amerika

Kualitas produk serta keunikan aroma pomade membuat Mr. Prabs menjadi salah satu pomade yang menjadi favorit para kaum adam. Tak heran, jika setiap bulan Igo mampu meraih omzet hingga puluhan juta dari bisnisnya ini.

“Kalau omzet perbulan bisa 30-50 juta itu awal dan pertengahan taun. Tapi kalau untuk akhir tahun 50 juta tuh dari per 3 bulan,” pungkas Igo.

 

Reporter: Kumi Laila     Penulis: Erlin Dyah Pratiwi

0 Comments Lihat semua →


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *