Keren! 7 Startup Indonesia yang Ekspansi ke Pasar Internasional

Kini Indonesia berusia 73 tahun setelah merayakan hari jadinya pada tanggal 17 Agustus 2018 beberapa hari yang lalu. Kemerdekaan yang dirasakan oleh Indonesia bukan hanya terbebas dari penjajah, tapi juga memiliki kebebasan berekspresi dalam berkarya melalui berbagai produk dan layanan yang bisa dinikmati oleh warga dunia.

Semangat Indonesia yang ditorehkan oleh para pejuang juga turut menjalar pada upaya para founder startup teknologi asal Indonesia dalam menciptakan aplikasi atau layanan digital yang mendunia. Siapa saja mereka? Berikut startup Indonesia yang mulai melebarkan bisnisnya hingga ke dunia internasional, dilansir dari id.techinasia.com.

  1. Go-Jek

Go-Jek baru saja meresmikan layanannya di Vietnam dengan nama Go-Viet. Pihak Go-Viet mengklaim telah memiliki ribuan pengebudi, yang nantinya akan tersedia di dua belas distrik di seluruh Kota Ho Chi Minh. Go-Jek juga berencana untuk memasuki pasar Thailand, Fhilipina dan Singapura.

  1. Traveloka

Saat ini Traveloka telah merambah enam negara di Asia Tenggara yaitu, Indonesia, Thailand, Singapura, Malaysia, Filipina dan Vietnam. Selain jadi Unicorn di Indonesia, Traveloka juga menjadi salah satu aplikasi yang populer di Thailand.

  1. Adskom

Pada tahun 2016, Adskom resmi berekspansi ke India. Sebelumya startup ini membuka cabang di Singapura, kantor Adskom berperan sebagai holding company yang mereka gunakan untuk mengurus investasi dan penggalangan dana. Sedangkan kantor Adskom di Amerika Serikat digunakan untuk merekrut tim engineering.

  1. Hijup

Hijup tercatat sebagai salah satu islamic fashion e-commerce pertama di dunia. saat ini Hijup sudah berekspansi ke Malaysia dengan membuka offline store di salah satu mall di Malaysia. Pada tahun 2016 Diajeng Lestari bersama Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Triawan Munaf juga hadir dalam penadatanganan kerjasama strategis Indonesia – Inggris di bidang industri kreatif.

  1. Bridestory

Sejak tahun 2015 BrideStory sudah berhasil melakukan ekspansi bisnis ke tiga negara yaitu, Singapura, Filipina, dan Australia.

  1. Sweet Escape

SweetEscape melakukan ekspansi perdana ke Filipina setelah mendapatkan pendanaan sebesar sekitar Rp. 14 Miliar. Filipina merupakan negara ekpansi pertama bagi SweetEscape untuk kawasan regional. Aplikasi SweetEscape sendiri kini telah bisa digunakan dilebih dari seratus negara di seluruh dunia.

  1. Investree

Startup fintech yang menawarkan layanan peminjaman peer to peer ( P2P lending ) ini telah hadir di Vietnam dengan nama Eloan. Investree juga berencana untuk memperluas layanan ke Thailand pada akhir Desember 2018. Pengumuman ekspansi dilakukan setelah Investree menerima pendanaan seri B dari enam investor lokal dan international.

 

0 Comments Lihat semua →


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *