Insight

Begini Cara Merawat Mesin Cetak Banner yang Tepat

cara merawat mesin cetak banner

Berbeda dengan mesin cetak lainnya, mesin cetak banner terbilang sebagai alat cetak berskala besar yang digunakan dalam percetakan. Alatnya yang besar membuat siapa pun berpikir bahwa cara merawat mesin cetak banner merupakan hal yang sulit.

Padahal tidak demikian. Anda bisa saja memiliki satu mesin cetak banner dengan umur panjang alias tahan lama. Bukan tidak mungkin memiliki mesin yang selalu prima dan menopang lancarnya bisnis Anda. Ada beberapa langkah perawatan yang harus dilakukan secara berkala oleh pemilik mesin.

Cara Merawat Mesin Cetak Banner

cara merawat mesin cetak banner 1

printer-machines.com

Perlukah mesin dibersihkan setiap hari? Tentu saja jawabannya perlu. Justru cara merawat mesin cetak banner seperti inilah yang digadang sebagai langkah awal menuju mesin yang awet dan tahan lama. Tidak melulu menggunakan alat tambahan berat berikut cara yang bisa dilakukan:

1. Periksa Mentahan Banner

Banner sebagai media untuk pencetakan harus juga jadi bahan perhatian setiap harinya. Periksa apakah banner berlubang atau menyimpan kotoran. Jangan sekalipun dianggap sepele karena hal ini bisa berdampak cukup besar.

Pasalnya banner yang berlubang bisa jadi menyebabkan melubernya tinta begitu pula dengan kotoran yang lengket akan sangat berpeluang merusak bagian dalam mesin. Karenanya periksa dulu mentahan banner apakah sudah dalam keadaan baik atau belum sebelum masuk ke mesin.

2. Bersihkan Sisa Printing

Bersihkan sisa tinta printing yang menempel pada mesin sesaat setelah proses printing selesai. Ini dilakukan agar kotoran tidak menempel karena besar kemungkinan bila tidak langsung dibersihkan kotoran akan membandel.

Akhirnya menumpuk dan mengganggu cara kerja mesin. Bila sumbatan tidak dibersihkan maka bukan hanya hasil cetak yang tidak bagus tapi juga kerusakan mesin harus ditanggung. Cukup lap bagian yang terjangkau dengan lap kering agar kebersihannya terjaga.

3. Selalu Perhatikan Kondisi Nozzle (Tidak Tersumbat)

Benda kecil yang ternyata berperan banyak ini tidak jarang luput dari perhatian. Jangan lupa untuk selalu memperhatikan kondisi nozzle pada mesin cetak Anda. Periksa apakah nozzle dalam keadaan baik atau tersumbat.

Selanjutnya lakukan pembersihan di sekitar mulut nozzle secara perlahan. Hati-hati jangan sampai rangkaian nozzle terlepas.

4. Bersihkan Kipas Pengering

Tidak kalah penting, kipas pengering juga harus masuk dalam item perawatan. Kipas ini bekerja double ketika mesin mencetak banner. Perannya sangat dibutuhkan agar tinta tidak meluber saat proses berlangsung.

Uniknya kipas ini rentan menghisap debu. Artinya perawatan yang dilakukan haruslah rutin untuk menghilangkan debu yang menempel. Anda bisa melakukannya setiap hari agar kondisi pengering tetap prima.

Baca juga : 9 Tips Membuat Desain Logo yang Menjual untuk Bisnis Anda

Perawatan Tambahan

cara merawat mesin cetak banner 2

www.werprinters.cc

Perawatan tambahan diperlukan untuk menjaga cara kerja mesin. Tidak perlu dilakukan setiap hari, Anda bisa melakukan perawatan tambahan ini cukup satu bulan sekali. Beberapa cara yang bisa dilakukan yaitu:

1. Bersihkan Filter Tinta

Anda bisa membersihkan filter tinta dengan solvent agar semua tinta terkuras habis. Anda bisa mencopot bagian filter tinta untuk sementara agar mudah dibersihkan. Perlu dicatat, letakkan filter kembali pada tempatnya untuk menghindari malafungsi.

Dalam keadaan mesin yang baik filter tinta juga biasanya dalam keadaan prima. Untuk menjaga kondisinya, Anda perlu membersihkan filter sekitar seminggu atau sebulan sekali tergantung seberapa sering mesin digunakan.

2. Pemberian Pelumas secara Rutin

Mesin dengan skala besar tentunya memiliki bagian tertentu untuk menggerakkan mesin. Terlebih pada mesin cetak banner terdapat bagian winding dan feeding. Pemberian pelumas pada gear winding dan feeding tentu sangat diperlukan.

Cukup beri pelumas dengan tekstur ringan pada kedua gear sekitar satu bulan sekali. Jangan lupa untuk membersihkan bagian keduanya. Cara kerja gear yang optimal akan berdampak juga pada cara kerja mesin secara keseluruhan.

3. Ganti Filter Tinta secara Berkala

Bila filter tinta dirasa sudah tidak bekerja dengan baik padahal perawatan tambahan sudah dilakukan, maka tidak ada salahnya untuk langsung mengganti filter. Penggantian filter tinta bisa dilakukan secara berkala 3 hingga 5 bulan sekali.

Filter tinta memegang peran penting dalam berjalannya mesin cetak. Maka dari itu perawatan ekstra perlu diberikan ke bagian satu ini. Filter tinta yang baik akan mengantarkan pada kualitas cetak yang baik pula.

4. Bersihkan Jalur Tinta

Proses banyak berjalan menggunakan tinta, maka sumber tempat tinta pun harus mendapatkan perawatan tambahan. Tempat sub tinta perlu dibersihkan dengan menggunakan semprotan udara bertekanan tinggi.

Selanjutnya bersihkan bagian jalur pemasok tinta untuk proses cetak secara perlahan. Anda bisa memanfaatkan solvent agar sisa tinta terkuras habis. Diamkan sekitar 1 jam hingga semua terlihat bersih. Jangan lupa untuk memasang kembali rangkaian sesuai urutannya.

5. Cek Rangkaian Mesin

Cek rangkaian mesin secara keseluruhan dan berkala. Besar kemungkinan ada beberapa kunci atau gear yang melonggar. Sering kali hal ini jadi salah satu faktor pencetakan banner yang tidak optimal.

Perkuat kembali rangkaian mesin, kembalikan pada posisinya bila rangkaian sedikit bergeser. Perlu diketahui rangkaian yang kendor atau bergeser biasanya terletak di dalam sehingga butuh usaha lebih untuk perawatan maksimalnya.

Mengetahui cara merawat mesin cetak banner yang tepat akan mengantarkan pada ketahanan mesin yang baik. Perawatan ringan ada baiknya dilakukan setiap hari setelah mesin digunakan. Sedangkan perawatan tambahan bisa dilakukan dalam jangka waktu bulanan, tergantung kondisinya.

Baca Juga: 6 Cara Membuka Bisnis Percetakan dan Rincian Modalnya

Anda yang sedang membutuhkan mesin cetak banner bisa mengunjungi web www.indotrading.com untuk menemukan produk yang diinginkan. Dapatkan mesin cetak dengan harga menarik lewat penawaran di web ini.

To Top