Digital Marketing

5 Cara Membangun Bisnis Melalui Content Marketing  

Pendiri Microsoft, Bill Gates pernah memprediksi mengenai masa depan dunia digital dengan menyatakan bahwa konten adalah raja. Hal yang diprediksikan pada 3 Januari 1996 tersebut kini perlahan-lahan mulai terbukti. Dunia digital berkembang secara signifikan dan menjanjikan peluang bisnis yang lebih luas.

Sebelum dunia digital berkembang sejauh ini, radio dan televisi sering dianggap sebagai media yang paling efektif dalam beriklan. Perlahan-lahan, internet semakin dilirik berbagai kalangan sebagai media iklan mengingat pertumbuhannya yang pesat dalam beberapa tahun terakhir ini. Kini, semakin banyak kalangan yang menyadari bahwa konten merupakan salah satu fondasi yang penting dalam membangun sebuah bisnis, khususnya content marketing.

Content marketing pada dasarnya bertujuan untuk membangun audiens. Melalui content marketing, kita dapat mengedukasi audiens melalui tulisan, gambar, atau video agar mereka mengetahui, menyukai, bahkan melakukan transaksi bisnis dengan kita. Dengan kata lain, konten juga turut membangun bisnis dan memperluas jangkauan pasar Anda. Hal iniah yang menjadi alasan banyaknya orang yang berlomba-lomba membuat konten yang dapat menjadi viral di berbagai media sosial. Agar bisnis semakin berkembang, simak ulasan yang telah dihimpun oleh redaksi Indotrading.com berikut ini:

  1. Laman Situs

Web design concept for promotion, banner, advertising



Ada perbedaan yang sangat mendasar dari sebuah situs yang menerapkan content marketing dengan yang tidak? Jawabannya adalah SEO (Search Engine Optimization). Dengan menggunakan SEO, seseorang yang sedang membangun sebuah situs menandakan bahwa jaminan kunjungan secara organik bisa terlaksana dengan matang. Situs yang membangun artikel dan kontennya dengan menggunakan teknik SEO juga akan lebih mudah ditemukan di melalui penelusuran internet.

  1. Infografis

Gambar 684

Infografis merupakan salah satu bentuk content marketing yang akhir-akhir ini marak ditemukan di berbagai media online. Infografis bisa mempresentasikan sebuah konten dengan baik hanya dengan menggunakan tulisan dan gambar, diagram, dan angka statistik.

Baca juga : 11 Marketing Tools Terbaik yang Layak Coba di Tahun 2016

Infografis menjadi salah satu bentuk konten yang bisa menjadi alat efektif untuk menarik audiens. Hal ini dikarenakan tidak semua orang menyukai iklan dalam bentuk teks atau video. Selain itu, tampilan infografis memiliki nilai yang lebih komersil jika dibandingkan dengan iklan berbasis teks. Infografis yang memiliki nilai yang baik cenderung membuat orang-orang berkeinginan untuk membagikannya di berbagai lingkaran jejaring sosial.

  1. Video

Gambar 685

Video bisa menjadi salah satu alat content marketing yang memiliki sifat viral. Bagi orang yang kurang tertarik dengan teks, video bisa menjadi salah satu bentuk konten alternatif. Meski demikian, hanya video-video yang memiliki konten terbaik yang mampu bertahan dalam waktu yang panjang. Video juga tidak harus dibuat dengan harga yang mahal atau alat berteknologi canggih. Poin terpenting ialah bagaimana video tersebut dapat menarik banyak orang untuk melihatnya.

  1. Buku

Gambar 686

Buku bisa menjadi salah satu pilihan alternatif dalam proses pembuatan content marketing yang baik. Namun masih sangat disayangkan kalau di Indonesia efektivitas buku masih sangat rendah untuk menarik perhatian audiens. Hal ini bisa mungkin dikarenakan budaya membaca yang rendah di Indonesia. Meski demikian, di negara-negara maju, buku menjadi salah satu alat pemasaran terbaik yang mereka miliki.

  1. Podcast

Gambar 687

Perlu diketahui bahwa ada sebagian kecil dari masyarakat yang juga mengandalkan pemasaran melalui media audio saja. Podcast bisa menjadi media alternatif dalam mempresentasikan produk dan jasa. Bisa jadi mereka mengetahui informasi mengenai iklan ketika mereka sedang melakukan streaming radio. Walaupun segmentasi pasar dari podacast tidak sebanyak SEO, infografis dan video namun bentuk content marketing ini tetap bisa diperhitungkan jika seorang pebisnis ingin mentargetkan niche market. (leo/editor: erlin).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top