Sosok Inspiratif

Modal Rp 3 Juta, Kini Afrizal Raup Rp 100 Juta/Bulan Jual Casing Ponsel

Perkembangan penjualan berbagai produk telepon genggam (ponsel) di Indonesia semakin meningkat. Hal ini berbanding lurus dengan penjualan perangkat asesoris ponsel, seperti casing. Fenomena ini yang coba ditebak oleh seorang Afrizal Rahadian Sodiq menjadi peluang bisnis yang menggiurkan.

Dibantu seorang temannya Nurlita, Afrizal kemudian memberanikan diri membuka bisnis penjualan casing ponsel unik berbahan dasar bambu. Ia kemudian menamakan usahanya Batik Geek.

“Sebelumnya tahun 2009 kami sudah mulai berjualan online berbagai produk, salah satunya aksesoris handphone. Di tahun 2012 kami ingin lebih serius dan melakukan sedikit research dan brainstorming. Kebetulan saat itu di kuliah ada tugas untuk membuat business plan. Jadi kami memanfaatkan momen itu untuk menggarap business plan yang nantinya bisa diwujudkan,” katanya saat bercerita kepada Indotrading.com, Senin (13/6/2016).

Foto: Afrizal dan Nurlita pencetus usaha Batik Geek/Dokumen pribadi Afrizal Rahadian Sodiq

Foto: Afrizal dan Nurlita pencetus usaha Batik Geek/Dokumen pribadi Afrizal Rahadian Sodiq

Berbagai cara dilakukan Afrizal untuk mematangkan business plan-nya. Kemudian idenya mulai tercetus yaitu membuka bisnis penjualan casing ponsel. Namun Afrizal ingin casing ponsel yang dijualnya berbeda dari yang ada di pasaran. Hingga akhirnya ia mengadakan research lanjutan.

Research lanjutan yang dilakukan Afrizal lebih mengarah kepada bahan dasar pembuatan, desain motif dan icon-icon casing ponsel. Oleh karena itu ia memutuskan untuk bepergian ke berbagai daerah.

Baca juga: Buka Bisnis Jasa Pembersih sepatu, Tirta Kantongi Omzet Jutaan Rupiah

“Pada tahun 2011-2012 di Indonesia sedang marak motif-motif Aztec atau tribal. Banyak sekali produk-produk yang mengadopsi motif tersebut yang membuat kami tertarik. Saat travelling ke beberapa daerah di Indonesia, kami menyadari bahwa sebenarnya Indonesia memiliki potensi. Indonesia memiliki banyak desain motif dan icon-icon yang menganggumkan dari Sabang sampai Merauke. Kami ingin masyarakat khususnya Indonesia, dan Global peduli dengan hal tersebut dan ikut melestarikannya sebagai warisan leluhur,” tuturnya.

Foto: Casing ponsel motif kain ulos/Dokumen pribadi Afrizal Rahadian Sodiq

Foto: Casing ponsel motif kain ulos/Dokumen pribadi Afrizal Rahadian Sodiq

Dengan proses yang relatif singkat, akhirnya Afrizal benar-benar merampungkan pembuatan casing ponsel berbahan dasar bambu. Bambu dipilih sebagai bahan dasar pembuatan casing karena mudah didapat dan ramah lingkungan. Kemudian casing bambu buatan Afrizal dilombakan di Entreprenurstar 2012 yang diselenggarakan oleh SBM ITB di Jakarta. Hasilnya, Afrizal mendapatkan peringkat kedua.

“Tim kami mendapatkan juara 2 pada kompetisi tersebut,” katanya dengan bangga.

Setelah itu, Afrizal mencoba memasarkan produknya melalui internet. Hasilnya, banyak masyarakat memesan produk casing buatannya. Oleh karena itu, Afrizal memutuskan untuk menggunakan hadiah lomba sebesar Rp 3 juta sebagai modal usaha.

“Setelah menang, kami menggunakan hadiah dari kompetisi tersebut untuk riset dan mematangkan produk. Di sekitar bulan Juni 2012 kami mencoba melakukan test market di internet, dan ternyata responnya di luar dugaan.” paparnya.

Baca juga: Ingin Tembus Pasar Ekspor, Pelaku UKM Harus Perhatikan Hal Ini

Afrizal menceritakan, dari awal dimulai bisnis ini, penjualan casing ponsel buatannya terus mengalami peningkatan. Pemasaran tidak hanya dilakukan melalui media online, tetapi juga mengikuti beberapa event pameran dan bazaar. Saat ini, casing ponsel buatan Afrizal sudah dijual di beberapa store ternama seperti di Alun-alun Indonesia Grand Indonesia, People Project by Localfest di Kuningan City, The Addict Manado dan di Surabaya.

“Kami juga telah mendapatkan beberapa penghargaan dari Pemerintah kota Bandung, ITB, dan lain-lain. Pada 2015 kami juga mendapatkan penghargaan Bandung Top Creative Product 2015 oleh Pemerintah kota Bandung,” tuturnya.

Foto pribadi Afrizal Rahadian Sodiq

Foto pribadi Afrizal Rahadian Sodiq

Selain memasarkan produknya di dalam negeri, casing ponsel buatan Afrizal juga telah diekspor ke beberapa negara di kawasan Asia seperti Malaysia, Jepang, dan Korea. Produknya juga sudah memasuki pasar Eropa seperti Belanda, Swiss, Prancis, Jerman, Inggris, dan salah satu negara di Benua Amerika, Kanada.

“Kami juga mempunyai Reseller di Jerman. Selain itu kami juga terpilih menjadi salah satu produk yang dibawa oleh Walikota Bandung, Ridwan Kamil dalam projek “Little Bandung” di Paris,” sebutnya.

Dengan ekspansi bisnis yang gencar dilakukan, Afrizal mengakui omzet penjualannya mengalami kenaikan. Saat ini, Afrizal mampu mengantongi omzet per bulan hingga Rp 100 juta dan mempekerjakan 6 orang karyawan.

“Pada awal, kami hanya bermodalkan uang dari hasil lomba business plan sebesar Rp 3 juta. Saat ini kami memiliki omzet sekitar Rp 50-100 jutaan per bulan,” katanya.

Foto pribadi Afrizal Rahadian Sodiq

Foto pribadi Afrizal Rahadian Sodiq

Dengan keberhasilan yang diraihnya, Ia pun tidak sungkan membagi tips sukses menjadi seorang pengusaha. Lalu bagaimana tips sukses menjadi pengusaha menurut Afrizal?

“Jika masih bingung mencari ide bisnis, mulailah dari apa yang disukai. Karena dengan begitu kita akan lebih mengetahui seluk-beluk di bidang tersebut dan menikmati setiap prosesnya. Apabila sudah mendapat ide bisnis, jangan pernah menunda karena pasti diluar sana ada yang berpikir sama dengan kita dan mungkin bisa memulai lebih cepat. Berfokuslah dalam berusaha. Mulailah dan jalankan satu ide usaha dulu hingga sampai titik maksimal, perkembangan unit usaha akan mengikuti nantinya,” pungkasnya.

Untuk melihat casing handphone yang dijual Afrizal, Anda bisa mengunjungi:

Intagram     : @Batikgeek
website         : www.batikgeek.com
Twitter         : @batikgeek
Facebook     : Batikgeek

 

Penulis   : Wiji Nurhayat

Editor     : Wiji Nurhayat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top