Berita

Mengenal 9 Top CEO Wanita di Perusahaan Amerika

Amerika Serikat (AS) mungkin sedang di ambang pemilihan presiden wanita. Namun nyatanya wanita di AS masih berjuang untuk bersaing dengan laki-laki terutama untuk posisi jabatan tertinggi di perusahaan.

Tercatat, hanya ada 21 CEO wanita yang terdaftar dalam laporan Fortune 500 tahun 2016. Itu artinya wanita hanya memegang 4,2% dari posisi CEO di perusahaan terbesar di Amerika. Fortune 500 adalah daftar tahunan peringkat perusahaan terbesar di AS yang dinilai dari pendapatan.

Dari 29 perusahaan yang ditambahkan ke dalam daftar tahun ini, hanya Mary Laschinger dari perusahaan produksi dan distribusi kertas Veritiv yang kembali masuk. Kemudian ada Mary T. Barra, CEO General Motors yang menjadi satu-satunya wanita yang memimpin perusahaan top 10.

Tercatat ada 24 wanita yang masuk ke dalam daftar tahun lalu.  Kami telah memilih 9 top CEO wanita yang paling berpengaruh di Amerika. Siapa saja mereka? Simak catatannya berikut ini, Selasa (7/6/2016).

mary-t-barra

1. Mary T. Barra
Perusahaan :                                   General Motors
Peringkat Perusahaan :                 8
Penerimaan ($ miliar) :                US$ 152.4
Latar Belakang:

Mary Barra telah bekerja di General Motors selama 36 tahun. Mulai sebagai mahasiswa pada tahun 1980. Dia kemudian naik jabatan untuk menjadi VP Global Manufacturing Engineering, VP Global Human Resources, Executive VP of Global Product Development, Global Purchasing and Supply Chain, dan akhirnya meraih jabatan sebagai CEO pada Januari 2014. Barra lulus dengan gelar Bachelor of Science dari Universitas Kettering dan meraih gelar MBA dari Stanford.

virginia-m-rometty

2. Virginia M. Rometty
Perusahaan :                              IBM
Peringkat :                                  31
Penerimaan ($ miliar) :           US$ 82,5

Latar Belakang :

Virgina “Ginni” Rometty memulai karirnya di General Motors dan pindah ke IBM Detroit sebagai insinyur sistem. Dia bekerja di Consulting Group IBM sebelum menjadi VP Senior dan Eksekutif Grup untuk Penjualan, Pemasaran dan Vice Presiden hingga akhirnya menjadi CEO pada tahun 2011. Dia lulus dari Northwestern University dengan gelar Bachelor di bidang Ilmu Komputer dan Teknik Elektro.

 

indra-k-nooyi

3. Indra K. Nooyi

Perusahaan :                               PepsiCo
Peringkat :                                   44
Penerimaan ($ miliar) :            US$ 63

Latar Belakang :

Indray Nooyi memulai karirnya di bidang konsultasi, pernah magang dengan Booz Allen Hamilton dan bekerja di BCG. Dia bergabung dengan PepsiCo pada tahun 1994 dan ditunjuk sebagai Presiden dan CFO tujuh tahun kemudian, sebelum menjadi CEO dari perusahaan.

Indray Nooyi lahir di Chennai, India dan menerima gelar sarjana dari Madras Christian College, MBA dari Indian Institute of Management Calcutta dan Masters dari Yale School of Management.

marillyn-a-hewson

 

4. Marillyn A. Hewson

Perusahaan :                         Lockheed Martin
Peringkat :                             60
Penerimaan ($ miliar) :      US$ 46,1

Latar Belakang :

Hewson telah memulai karier dengan Lockheed Martin selama lebih dari 30 tahun dan memegang berbagai posisi eksekutif sebelum menjadi Presiden, Ketua dan CEO. Dia ditunjuk sebagai perwakilan pemimpin ekspor oleh Presiden Obama dan Ketua Asosiasi Industri Aerospace. Sejak menjadi CEO pada 2013, kapitalisasi pasar Lockheed Martin telah dua kali lipat dan Hewson tetap fokus untuk membangun kemampuan helikopter dan peralatan militer.

Hewson lulus dari Universitas Alabama dengan BS dalam administrasi bisnis dan MA dalam bidang Ekonomi. Dia juga mengikuti Columbia Business School dan Harvard Business School untuk Program Pengembangan Eksekutif.

 

safra-a-catz

 

5. Safra A. Catz

Perusahaan :                         Oracle
Peringkat :                              77
Penerimaan ($ miliar) :      US$ 38,2

Latar Belakang :

Catz kelahiran Israel menjadi co-CEO Oracle setelah Pendiri dan CEO Larry Ellison mengundurkan diri dari posisi tahun 2014. Dia memulai karirnya di investasi perbankan dan masa jabatannya sebagai CEO telah ditandai dengan rangkaian akuisisi: 8 kali di tahun 2014 , 3 kali di tahun 2015 dan 5 kali sejauh ini di tahun 2016. Catz mendapatkan gelar BA dari Wharton dan JD dari University of Pennsylvania Law School.

phebe-n-novakovic

 

6. Phebe n. Novakovic

Perusahaan :                         General Dynamics
Peringkat :                              88
Penerimaan ($ miliar)  :      US$ 31,5

Latar Belakang :

Novakovic memiliki karir yang panjang dalam pemerintahan federal, termasuk CIA, Departemen Pertahanan, serta Kantor Manajemen dan Anggaran. Dia bergabung dengan General Dynamics pada tahun 2001 dan menjadi CEO pada 2013. Tahun lalu Novakovic membuat prestasi dengan catatan kinerja keuangan, pendapatan operasi, margin, dan lainnya tertinggi dalam sejarah perusahaan. Novakovic mengatakan itu kepada investor pada bulan Januari. Novakovic lulus dari Smith College dan mendapatkan gelar MBA dari Wharton.

irene-b-rosenfeld

 

7. Irene B. Rosenfeld

Perusahaan :                          Mondelez International
Peringkat :                              94
Penerimaan ($ miliar) :       US$ 29,636

Latar Belakang :

Irene Rosenfield telah terlibat dalam industri makanan dan minuman selama lebih dari 30 tahun. Dia menjabat sebagai Ketua dan CEO dari Frito-Lay dan CEO Kraft Foods, kemudian menjadi CEO dari Mondelēz International setelah perusahaan ngemil global yang berpisah dari Kraft pada tahun 2011.

Rosenfield memiliki BA di Psikologi, sebuah Master of Science dan PhD di bidang Marketing dan Statistik dari Cornell University.

lynn-j-good

8. Lynn J. Good
Perusahaan :                           Duke Energy
Peringkat :                               115
Penerimaan ($ miliar) :        US$ 24,002

Latar Belakang :

Lynn memulai karirnya di industri akuntansi, naik jabatan kemudian menjadi mitra di Arthur Anderson dan kemudian Partner di Deloitte. Lynn kemudian bergabung Cinergy, dan menjadi CEO Duke Energy, perusahaan yang diakuisisi Cinergy. Lynn dikenal untuk investasi besarnya untuk pembangkit listrik tenaga angin dan fasilitas surya yang menjual tenaga mereka untuk utilitas dan kota-kota.

Lynn lulus dari Miami University di Ohio dengan BS dalam Analisis Sistem dan Akuntansi.

ursula-m-burns

9. Ursula M. Burns
Perusahaan :                          Xerox
Peringkat :                              150
Penerimaan ($ miliar) :       US$ 18,664

Latar Belakang :

Ursula Burns adalah yang wanita pertama Afrika yang menjadi CEO untuk memimpin sebuah perusahaan Fortune 500. Dia memulai karirnya dengan magang saat musim panas di Xerox dan naik jabatan untuk menjadi Executive Assistant. Kemudian setelah itu menjadi Chairman dan Chief Executive Paul Allaire, VP Senior, dan akhirnya CEO pada tahun 2009.

Dia mendirikan Board Director of Change the Equation, yang didedikasikan untuk memperbaiki sistem pendidikan AS dalam ilmu pengetahuan, teknologi, teknik dan matematika. Dia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Ekspor Dewan Presiden. Kemudian diminta mundur dari perannya CEO ketika Xerox terbagi dua. Burns memiliki gelar BS dari Teknik Mesin NYU dan MSc di Teknik Mesin dari Universitas Columbia.

 

Editor    : Wiji Nurhayat

Sumber : Business Insider

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top