Press Release

Indowood Expo 2026 Hadirkan Teknologi dan Inovasi untuk Masa Depan Industri Mebel Nasional

Surabaya, 25 Mei 2026 – Indonesia kian memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama industri kayu dan mebel di Asia Tenggara. Pada kuartal I tahun 2025, ekspor mebel dan kerajinan tumbuh sebesar 2,18% secara tahunan (year-on-year), mencapai USD 698,64 juta. Capaian tersebut menempatkan industri mebel sebagai salah satu sektor strategis yang berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Melihat besarnya potensi industri tersebut, HIMKI dan Dyandra Promosindo bekerja sama dengan Pablo Publishing kembali menyelenggarakan Indowood Expo 2026 sebagai momentum penting untuk mempercepat transformasi industri kayu dan mebel Indonesia menuju pasar global. Pameran ini akan berlangsung pada 4–6 Juni 2026 di Grand City Surabaya, menghadirkan pelaku industri, produsen mesin, penyedia teknologi, hingga buyer internasional dalam satu platform bisnis terintegrasi.
Sebagai pameran yang berfokus pada industri forestry dan woodworking machinery, Indowood Expo 2026 akan menampilkan berbagai mesin dan teknologi terkini yang mendukung kebutuhan industri pengolahan kayu modern. Beragam teknologi yang akan dipamerkan di antaranya 3D Scanner Auto Spray Machine, fully automatic double-end drilling machine, fire prevention system, paint coating production line, hingga berbagai solusi otomasi dan sistem produksi berbasis teknologi untuk meningkatkan efisiensi, presisi, produktivitas, serta kualitas hasil produksi industri kayu dan mebel nasional.
Pemilihan Surabaya sebagai lokasi penyelenggaraan dikarenakan Jawa Timur merupakan wilayah dengan konsentrasi pabrik mebel terbesar kedua di Indonesia, sehingga memudahkan akses distribusi dan mobilisasi industri. Selain itu, Surabaya memiliki konektivitas perdagangan yang kuat ke berbagai wilayah di Pulau Jawa maupun Kalimantan, menjadikannya sebagai pusat pertumbuhan industri manufaktur dan mebel nasional.
Pertumbuhan sentra mebel dan industri woodworking di sekitar Surabaya turut mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap mesin dan teknologi modern guna memperbesar kapasitas produksi dan meningkatkan daya saing industri nasional. Kehadiran teknologi otomasi dan mesin berpresisi tinggi kini menjadi kebutuhan utama industri untuk menjawab tantangan efisiensi produksi dan permintaan pasar global yang terus berkembang.
“Indowood Expo 2026 kami persiapkan sebagai platform strategis yang tidak hanya mempertemukan pelaku industri pengolahan kayu (woodworking) dan mebel, tetapi juga membuka peluang kolaborasi, investasi, dan transfer teknologi bagi industri nasional. Kami juga akan menghadirkan exhibitors dari hulu ke hilir, mulai dari supplier raw material, mesin dan peralatan pengolahan kayu, hingga teknologi dan software terkini yang mendukung pekerjaan industri ini agar lebih efisien dan bernilai jual tinggi,” ujar Daswar Marpaung, Presiden Direktur Dyandra Promosindo.
Ia juga menambahkan bahwa Dyandra Promosindo berkomitmen menghadirkan ekosistem pameran yang mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan industri, mulai dari peningkatan kapasitas produksi, penguatan jejaring bisnis internasional, hingga mendorong adopsi teknologi modern di sektor mebel dan kerajinan Indonesia.
Tidak hanya menghadirkan area pameran bisnis, Indowood Expo 2026 juga akan dilengkapi dengan rangkaian program seminar dan diskusi industri yang membahas perkembangan terbaru dalam teknologi produksi serta finishing mebel dan kerajinan. Program ini diharapkan dapat menjadi sarana transfer pengetahuan dan peningkatan kompetensi bagi para pelaku industri nasional agar mampu beradaptasi dengan tren pasar global yang semakin kompetitif.
“Industri mebel dan kerajinan Indonesia saat ini terus bergerak menuju transformasi yang lebih modern dan kompetitif. Adaptasi terhadap teknologi produksi, otomasi, hingga inovasi finishing menjadi faktor penting agar pelaku industri nasional mampu meningkatkan efisiensi, kualitas, dan kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan pasar global,” ujar Abdul Sobur selaku Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI).
Ia menambahkan bahwa kebutuhan terhadap mesin dan teknologi terkini semakin meningkat seiring pertumbuhan ekspor furnitur Indonesia dan berkembangnya sentra-sentra produksi di berbagai daerah, khususnya di Jawa Timur. Menurutnya, kehadiran pameran seperti Indowood Expo 2026 menjadi platform strategis untuk mempertemukan industri nasional dengan inovasi teknologi global.
Pengunjung yang tertarik dapat hadir secara gratis dengan melakukan pendaftaran secara online melalui https://indowoodexpo.com/register. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Indonesia Forestry and Woodworking Machinery Expo (Indowood Expo) 2026, kunjungi website Indowood Expo di: https://indowoodexpo.com/ atau dapat mengikuti akun sosial media Instagram @indowoodexpo.


Tentang HIMKI HIMKI merupakan hasil peleburan dari dua organisasi industri mebel dan kerajinan, AMKRI dan Asmindo. Peleburan ini terwujud atas keinginan kuat dari Presiden RI Joko Widodo untuk menyatukan kedua asosiasi agar menjadi wadah tunggal yang kuat, besar dan dapat menjadi partner pemerintah yang kritis untuk mendorong daya saing produk mebel dan kerajinan di pasar dalam negeri dan luar negeri.
Pembentukan HIMKI dideklarasikan pada tanggal 31 Mei 2016 di Jakarta yang pengukuhannya dilakukan pada tanggal 28 Juli 2016 di Gedung Kementerian Perindustrian Jakarta dan direstui oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Istana Negara Jakarta pada tanggal yang sama. HIMKI didirikan atas dasar kesamaan visi, misi dan tujuan di antara para anggotanya untuk bersama-sama memajukan industri mebel dan kerajinan nasional. Organisasi ini diharapkan menjadi institusi yang aspiratif dan akomodatif dengan semangat kesetaraan di antara sesama anggotanya.
Tentang Dyandra Promosindo Dyandra Promosindo adalah Professional Exhibition/Event Organizer (PEO) di Indonesia yang merupakan sub-holding company dari PT Dyandra Media International, Tbk (DYAN). Sejak berdiri pada tahun 1994, Dyandra Promosindo berhasil mencetak rekam jejak pameran yang mengesankan di seluruh Indonesia. Dyandra Promosindo telah menggelar lebih dari 850 pameran di Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bali, Makassar, Medan dan berbagai kota besar lain di Indonesia.
Hingga saat ini Dyandra Promosindo tercatat membawahi 12 anak perusahaan yang bergerak pada bidang event/exhibition organizer, concert promotor dan juga digital agency. Kedua belas anak perusahaan tersebut di antaranya PT Dyandra Communication, PT Kerabat Dyan Utama, PT Debindo Mitra Dyantama, PT Debindo Mitra Tama, PT Fasen Creative Quality, PT Dyan Kreasi Indonesia, PT Dyandra Global Edutainment, PT Mitra Global Animalia, PT Dyan Mas Entertainment, PT Mitra Natura Raya, PT Dyandra Mitra Indah, PT Mavic Dyandra Internasional.
Dengan lebih dari 1.000 peserta pameran setiap tahun, termasuk peserta dari luar negeri, Dyandra Promosindo telah membuktikan diri sebagai rekan bisnis terpercaya sambil terus meningkatkan diri menuju budaya pameran
yang lebih baik di Indonesia. Berbagai event yang telah diselenggarakan antara lain pameran B2B, pameran B2C, konser musik dan festival, konferensi dan summit.
Dyandra Promosindo telah menjadi PEO pertama di Indonesia yang memiliki sertifikasi ISO 9001:2008 untuk sistem kualitas manajemen. Pameran yang diselenggarakan antara lain: Indonesia International Motor Show, Indonesia International Furniture Expo, Indonesian Petroleum Association Convex, International Franchise, License and Business Concept Expo & Conference, dan lain-lain.
Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi:
Rantika Maulana Public Relations Dyandra Promosindo HIMKI
press.id@dyandra.com info@himki-indonesia.com +62 813-2413-523

To Top