Isi Pembahasan Artikel
Ketika Anda berjualan di marketplace, entah itu alat industri, alat lab, atau produk B2B lainnya, tujuannya utamanya biasanya cukup jelas: produk dilihat, lalu menghasilkan penjualan.
Tapi, ada satu hal yang sering terlewat.
Banyak supplier terlalu fokus bersaing di dalam marketplace itu sendiri. Padahal, sebagian calon pelanggan datang dari luar, tepatnya dari Google.
Ada begitu banyak orang yang mencari kebutuhan yang berbeda-beda dengan query seperti:
Untuk mencari itu semua, calon pelanggan Anda tidak selalu langsung buka marketplace. Mereka cari dulu di Google. Ketika mereka mendapatkan hasilnya, barulah mereka membuka marketplace yang muncul paling awal di halaman pertama mesin pencarian.
Masalahnya, hasil yang keluar tidak hanya marketplace, melainkan juga website yang menawarkan produk serupa.Di sinilah optimasi produk menjadi penting. Ketika bisnis Anda bisa muncul di Google, visibilitas meningkat, traffic lebih konsisten, dan penjualan juga bertambah banyak.
Semua ini, pada akhirnya, balik lagi ke SEO.
I. Memahami Optimasi Marketplace
Secara definisi, optimasi marketplace itu bagaimana cara Anda membuat produk lebih mudah ditemukan, menarik dilihat, dan relevan untuk siapapun yang mencari, baik oleh manusia maupun mesin pencari.
Ada beberapa cara untuk melakukan optimasi bisnis Anda agar orang-orang bisa tahu kehadiran bisnis yang sedang Anda jalani di internet.
1. Melakukan Riset Keyword

Untuk bisa muncul di Google, Anda harus menggunakan keyword. Namun, tidak semua keyword bisa Anda gunakan untuk bisnis Anda.
Oleh karena itu, Anda harus melakukan riset keyword.
Anda bisa memulai dengan mencari apa yang benar-benar dibutuhkan dan dicari calon pelanggan di Google dan mencari tahu bagaimana mereka mengetik itu semua di Google, seperti:
- “pompa air”
- “pompa air industri 2 inch”
Di sini kita bisa lihat perbedaan dua kata kunci ini. Kata kunci pertama mempunyai volume pencarian yang luas tapi terlalu umum, sedangkan yang kedua volumenya lebih kecil, tapi lebih berpeluang untuk meningkatkan penjualan.
Hal ini dikarenakan orang-orang yang menggunakan kata kunci ini memang sudah berniat untuk membeli pompa air, berbeda dengan kata kunci pertama yang digunakan orang-orang bukan hanya untuk membeli, tapi juga untuk mencari tahu pompa air apa yang mereka butuhkan.
2. Menggunakan Gambar dengan Kualitas yang Tinggi

Visual selalu jadi kesan pertama.
Kalau gambar kurang jelas, produk tidak terlihat jelas, sehingga ini membuat pelanggan ragu untuk membelinya. Akibatnya, ini bisa berdampak pada bounce rate yang tinggi.
Oleh karena itu, gunakan gambar yang jelas agar gambar tersebut bisa menunjukkan detail, yang mana itu juga bisa menunjukkan keunggulan produk tersebut. Pastikan gambar yang Anda gunakan asli dan bukan sekedar ilustrasi.
Hal yang sama juga berlaku untuk deskripsi. Alih-alih menggunakan kalimat seperti “produk berkualitas tinggi”, Anda bisa menonjolkan spesifikasi, fungsi, dan penggunaan produk. Dengan begitu, kalimat itu nantinya akan mendorong orang lain untuk membeli.
3. Pantau Review dan Rating dari Pelanggan

Review itu menarik.
Banyak yang tahu penting, tapi tidak semua benar-benar mengelolanya. Padahal, review dijadikan sinyal kepercayaan oleh Google.
Semakin bagus review dan rating yang Anda peroleh, tingkat kepercayaan orang-orang terhadap bisnis Anda semakin meningkat. Sebaliknya, Anda akan kesulitan untuk optimasi bisnis Anda jika pelanggan memberikan review dan rating yang tidak memuaskan.
II. Tips Optimasi Produk di Marketplace
1. Gunakan Keyword yang Relevan di Judul dan Deskripsi

Judul produk itu bisa dibilang salah satu faktor paling krusial dalam optimasi produk.
Buatlah judul yang langsung bisa menjelaskan seperti apa produk Anda dengan lengkap dan sertakan target keyword yang sesuai. Ini akan membuat calon pelanggan dan Google dapat memahami apa yang sedang berusaha untuk jual.
Selain itu, buatlah deskripsi yang natural. Jangan buat deskripsi yang terlalu dipaksakan agar Anda bisa memuat target keyword. Gunakan kemampuan menulis Anda dengan tepat agar target keyword yang dimasukkan bisa dibaca tanpa terasa aneh.
2. Optimasi Gambar Produk dengan Alt Text and Nama File

Ini bagian yang sering dianggap sepele. Padahal, kalau konsisten dilakukan, efeknya bisa terasa.
Anda bisa lakukan hal-hal seperti di bawah ini:
- Nama file dengan target keyword (contoh:
pompa-air-industri-2-inch.jpg) - Upload gambar asli
- Tambahkan beberapa sudut
Ini mungkin terlihat kecil, tapi membantu dalam konteks SEO secara keseluruhan.
3. Memberikan Promosi atau Penawaran Harga yang Menarik

Dari sisi pelanggan, harga selalu menjadi faktor utama dalam membeli produk.
Semua supplier harus bisa memahami ini. Anda bisa berikan promosi diskon, bundle, atau konsultasi gratis. Promosi-promosi seperti ini ampuh untuk meningkatkan klik dan konversi.
Terlebih lagi, penawaran harga seperti ini juga bisa berdampak pada performa listing. Oleh karena itu, selalu berikan harga yang bisa membuat pelanggan terdorong untuk mendapatkan produk Anda di saat itu juga.
III. Gunakan Internet untuk Meningkatkan Visibilitas
1. Pentingnya Marketplace B2B

Dengan marketplace B2B seperti Indotrading, Anda bisa fokus menjual produk dengan performa SEO yang baik. Terlebih lagi, ada begitu banyak orang yang berpotensi menjadi pelanggan Anda.
Dengan begitu, Anda bisa mengembangkan bisnis Anda dengan bertahap dan peluang repeat order lebih terbuka.
Cukup daftar menjadi premium supplier, dan rasakan perkembangan bisnis Anda.
2. Manfaatkan Google Ads

Google Ads sangat membantu Anda untuk mencari keyword yang relevan.
Dari situlah Anda bisa tahu produk mana yang mempunyai permintaan yang tinggi. Setelah itu, Anda bisa menggunakan keyword untuk mempromosikan produk Anda di Google, yang mana sudah terbukti ampuh karena keyword yang disajikan berasal dari Google itu sendiri.
Luangkan waktu Anda untuk melakukan riset dengan Google Ads. Semakin Anda menjelajahi Google Ads, Anda akan menemukan lebih banyak keyword yang bisa digunakan.
3. Memantau dan Menganalisa Google Analytics Data

Data sering diabaikan.
Padahal ini penting untuk melihat dari mana traffic datang, halaman mana yang mempunyai performa yang baik, dan seberapa lama user bertahan di website Anda.
Dari sinilah Anda bisa mendapatkan informasi website untuk dijadikan bahan evaluasi.
Kesimpulan
Algoritma tidak pernah diam.
Apa yang bekerja hari ini, belum tentu sama beberapa bulan ke depan. Oleh karena itu, Anda selalu dituntut untuk selalu beradaptasi dengan situasi terkini.
Jangan pernah untuk berhenti mengoptimasi bisnis Anda. Kalau tidak, peluang Anda mendapatkan posisi di halaman pertama akan menipis.
Dapatkan kata kunci yang sesuai dengan Anda bersama kami.






