Tips Sukses Desainer Ternama Anniesa Hasibuan: Harus Pede!

“Harus punya percaya diri yang kuat, dan kita harus yakin dan pede menampilkan karya kita,” tulis desainer ternama, Anniesa Desvitasari Hasibuan.

Salah satu desainer asal Indonesia kembali mencatatkan prestasi di kancah dunia internasional. Dia adalah Anniesa Desvitasari Hasibuan (30).

Wanita kelahiran Jakarta, 30 Juli 1986 bahkan mendapatkan standing ovation lebih dari 1.500 orang tamu dalam New York Fashion Week (NYFW). NYFW digelar di The Dock, Skylight Moynihan Station, New York, pada 12 September 2016 lalu.

Mengambil tema D’Jakarta, Anniesa menampilkan 48 koleksi busana yang terdiri dari 38 busana ready to wear dan 10 busana gaun malam. Dengan gaya modest muslim, karya Anniesa menjadi primadona dalam acara fashion paling bergengsi di kota New York tersebut.

Baca juga: Anniesa Hasibuan: Desainer Ternama yang Sempat Jualan Pulsa dan Hamburger

Ya, kehadiran Anniesa memang terbilang cukup mengejutkan. Dia sengaja diundang karena awalnya karya-karya milik Anniesa hanya dikenal di kalangan industri Couture Fashion yang digelar di kota yang sama, New York.

Dengan prestasi tersebut, Anniesa menjadi perancang mode pertama asal Indonesia yang mampu menembus ajang resmi New York Fashion Week (NYFW) yang diselenggarakan oleh IMG. Asal tahu saja, NYFW diperkenalkan pertama kali pada tahun 1943 oleh produser fashion, Elanor Lambert. Tujuannya menjadikan New York sebagai kiblat fashion dunia, menyaingi Paris dan Milan.

Foto: Anniesa Desvitasari Hasibuan/Dok: indotrading.com
Foto: Anniesa Desvitasari Hasibuan/Dok: indotrading.com

Setelah mengikuti ajang NYFW 2016, nama Anniesa kini melambung dan sejajar dengan nama-nama desainer papan atas  lainnya seperti Michael Kors, Marchesa dan Betsy Johnson.

Namun yang perlu Anda ketauhi, sebelum menjadi desainer papan atas, Anniesa melalui perjalanan karier yang cukup panjang. Anniesa mengaku pernah mengalami ‘hidup susah’ dengan sang suami, Andika Surachman. Pada waktu itu, agar bisa bertahan hidup, Anniesa dan Andika pernah berjualan pulsa handphone dan hamburger. Kedua pasangan tersebut juga membuka bisnis travel umrah, First Travel di tahun 2008 dan mencapai puncak kejayaan di tahun 2012.

Baca juga: Tips Mimpi Sejuta Dolar Dari Merry Riana: Percaya Diri dan Punya Komitmen!

Dengan berbagai prestasi yang sudah dimiliki oleh Anniesa, apa sih tips suksesnya?

“Aku nggak bisa kasih tips yang gimana-gimana ya, karena aku juga tidak ada background pendidikan di fashion, pengalaman aku juga masih minim. Cuma aku hanya bisa bilang, harus punya percaya diri yang kuat, dan kita harus yakin dan pede menampilkan karya kita,” tegas Anniesa kepada indotrading.com, Rabu (12/10/2016).

Anniesa menuturkan dirinya sama sekali tidak memiliki pengalaman yang cukup di bidang fashion sebelum terjun lebih dalam ke dunia fashion. Pada saat itu, ia hanya ingin menyalurkan bakat yang terpendam yaitu mendesain busana dan mau belajar.

Foto: Berbagai busana karya Anniesa Desvitasari Hasibuan/Dok: indotrading.com
Foto: Berbagai busana karya Anniesa Desvitasari Hasibuan/Dok: indotrading.com

“Kalau buatku pribadi dalam memulai usaha apapun kita ini harus yakin dan tetap harus mau belajar. Dan segala sesuatu itu tidak ada yang tidak mungkin kalau kita mau mencoba dan belajar,” tuturnya.

Setelah keberhasilan di NYFW 2016, Anniesa kembali mendapatkan kehormatan untuk menghadiri event serupa di NYFW Spring/Summer 2017. Masih mengusung identitas yang sama yaitu ready to wear, Anniesa akan menampilkan berbagai busana gaun elegan dan nyaman di NYFW Spring/Summer 2017.

Baca juga: Perjuangan Merry Riana Jadi Miliarder: Pernah Jadi Penyebar Brosur Sampai Pelayan Hotel

“Nggak ada yang gimana-gimana sih, sekarang lagi ingin fokus aja ke ready to wear dan permintaan couture. Kita juga mau ada fashion show lagi. Tapi konsep dan segala macamnya nanti masih dirahasiakan,” tukasnya.

Pernah Hidup Susah Jadi Motivasi Untuk Bangkit

Ada hal lain yang coba diceritakan oleh seorang Anniesa Hasibuan sebelum menjadi desainer ternama. Anniesa mengungkapkan pada awal dia membangun kehidupan dengan sang suami, Andika Surachman dilalui dengan jalan yang berliku. Sampai-sampai Anniesa harus rela meninggalkan bangku kuliahnya.

Pada waktu itu, berbagai cara mereka coba lakukan dengan tujuan agar bisa bertahan hidup. Anniesa dan Andika sempat menjual pulsa handphone dan hamburger. Usaha lain yang digeluti kedua pasangan tersebut adalah travel umrah dengan nama perusahaan First Travel.

Foto: Berbagai busana karya Anniesa Desvitasari Hasibuan/Dok: indotrading.com
Foto: Berbagai busana karya Anniesa Desvitasari Hasibuan/Dok: indotrading.com

“Tapi aku dan suami tetap fighting aja, karena aku yakin semua itu pasti akan ada waktunya. Jadi kita terus menggali potensi apa yang ada dalam diri, dan kita harus semangat mengexplore apa yang ada di diri kita,” ungkap Anniesa.

Dicaci dan dihina adalah hal biasa yang diterima oleh seorang Anniesa. Tetapi justru, saat mengalami masa-masa sulit itu ternyata menjadi motivasi bagi dirinya untuk bangkit. Ia pernah memiliki komitmen untuk menjalani kehidupan yang jauh lebih baik.

“Karena aku dan suami juga keluarga sudah sering banget hidup di atas penghinaan orang. Tapi justru hal itu menjadikan kami bara api yang positif, semakin kuat, semangat untuk terus bangkit agar kami tidak dihina lagi. Kami terus bangkit, tekun melakukan berbagai usaha atau bisnis untuk menjadi lebih baik lagi,” paparnya.

Baca juga: Pernah Jualan Baju di Taman Puring, Bong Chandra Kini Sukses Jadi Bos Properti

Akhirnya, kerja keras yang dilakukan Anniesa dan Andika mulai menghasilkan prestasi. Bisnis travel umrah, First Travel mengalami puncak kejayaan di tahun 2012. First Travel telah berhasil menerbangkan puluhan ribu jemaah ke Tanah Suci.

Di tengah kesuksesan yang diraih dari bisnis travel miliknya, Anniesa justru mencoba menyalurkan hobi mendesain busana. Ia lakukan itu pada saat waktu senggang mengelola bisnis travel.

Foto: Salah satu busana karya Anniesa Desvitasari Hasibuan/Dok: indotrading.com
Foto: Salah satu busana karya Anniesa Desvitasari Hasibuan/Dok: indotrading.com

“Jadi bisnis fashion ini semacam side job aku atau pendamping usaha aku aja sih,” katanya.

Imajinasinya kemudian berhasil menciptakan berbagai busana wanita dengan gaya glamor, simpel dan berkesan. Identitas yang ditampilkan Anniesa adalah ready to wear. Busana yang diciptakan olehnya tidak hanya dress atau kebaya tetapi jaket, kaftan dan couture (gaun).

Sukses menciptakan berbagai busana luar (outer), Anniesa mengaku sempat kesulitan saat memasarkan busana buatannya. Ya, salah satu penyebabnya adalah karena ketatnya persaingan pasar fashion di Indonesia. Apalagi nama Anniesa bukan siapa-siapa kala itu. Namanya kalah tenar bila dibandingkan dengan nama-nama desainer lain yang sudah mapan seperti Anne Avantie hingga Itang Yunasz.

Baca juga: Ini Resep Jadi Pengusaha Sukses Ala Bong Chandra

Sampai pada akhirnya, Anniesa berpikiran untuk membangun sebuah image khusus bagi busana buatannya. Hal ini dianggap penting agar customer tertarik untuk membeli busana miliknya yang berbeda dari yang lain.

“Kalau strategi itu, ya mungkin karena aku juga sebelumnya sudah berpengalaman di bisnis travel, jadi kalau kita muncul sebagai desainer harus menampilkan sesuatu yang berbeda, kalau kamu muncul dengan sesuatu yang sama maka tidak akan dilirik, itu kan memang sudah hukum ilmu ekonomi,” tuturnya.

Foto: Berbagai koleksi busana karya Anniesa Desvitasari Hasibuan/Dok: indotrading.com
Foto: Berbagai koleksi busana karya Anniesa Desvitasari Hasibuan/Dok: indotrading.com

Usaha dan kerja keras Anniesa akhirnya berbuah manis. Busana yang diberi label (brand) atas namanya sendiri itu berhasil menarik perhatian customer. Tidak hanya itu, busana buatan Anniesa memiliki nilai premium di mata para penikmat fashion. Oleh karena itu tidak heran bila harga yang ditawarkan juga cukup mahal, mulai jutaan rupiah hingga puluhan juta rupiah.

Keberhasilan membangun bisnis fashion di dalam negeri juga mengular hingga ke mancanegara. Ya, busana buatan Anniesa Hasibuan berhasil menembus pasar Turki, Amerika Serikat (AS), beberapa negara di Eropa hingga keTimur Tengah seperti Dubai dan Abu Dhabi.

Baca juga: Kisah Darwin Manurung: Dari Karyawan Pipa Toko Kini Jadi Bos Pipa

Tentu saja hal ini menjadi berita baik bagi Anniesa. Apalagi di luar negeri sana, busana miliknya digunakan oleh berbagai kalangan atas dan para selebriti.

Dengan prestasi tersebut ditambah perkembangan dunia fashion yang semakin pesat, tak ayal Anniesa kini mulai aktif mengikuti pameran internasional. Bukan tanpa sebab ia melakukan hal ini. Bagi Anniesa mengikuti ajang international fashion show memiliki banyak keuntungan, misalnya terbukanya akses pasar mancanegara yang lebih luas. Keuntungan lain yang dia terima adalah tidak khawatir bersaing dengan para kompetitor.

 

Foto: Galeri busana karya Anniesa Desvitasari Hasibuan/Dok: indotrading.com
Foto: Galeri busana (Boutique) milik Anniesa Desvitasari Hasibuan/Dok: indotrading.com

Menapaki karier dari bawah, merajut asa hingga menggapai kesuksesan saat ini disyukuri oleh Anniesa. Ia menegaskan kesuksesan hanya bisa diraih lewat kerja keras dan usaha pantang tidak menyerah. Inilah kunci dimana Anniesa Hasibuan kini menorehkan catatan manis sebagai salah satu desainer ternama Tanah Air.

Baca juga: Pernah Hidup Susah, Livienne Russellia Bangkit dan Sukses Berbisnis Kosmetik

“Jadi boleh dibilang ya berjalan begitu aja, mengalir, setiap kesempatan yang datang selalu aku jalani. Ya bismillah aja sih kalau Allah ridho pasti akan menuntun kita ke jalan yang seperti ini,” tutupnya.

Reporter: Kumi Laila   Penulis: Wiji Nurhayat

0 Comments Lihat semua →


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *