Rahasia Sukses Presdir BRI Syariah: Harus Disiplin

Seorang pemimpin bisa menjadi penentu maju mundurnya sebuah perusahaan. Jika pimpinannya memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi, perusahaan bisa terus berkembang dan semakin maju. Sebaliknya, pemimpin yang tidak bisa mengemban tanggung jawab bisa membuat perusahaann mundur, bahkan bangkrut.

Setiap pemimpin pasti memiliki caranya masing-masing untuk memajukan perusahaannya. Begitu pula dengan President Director Bank BRI Syariah, Moch. Hadi Santoso. Di bawah kepemimpinannya, Bank BRI Syariah telah berhasil meraih pencapaian yang layak diapresiasi.

Salah satu kunci kesuksesan Bank BRI Syariah ialah memiliki tim yang solid. Setiap orang yang berada dalam tim memiliki peranannya masing-masing sehingga dapat memberikan kontribusi yang maksimal. Hal inilah yang akhirnya membuat Bank BRI Syariah terus berkembang hingga menjadi salah satu bank yang cukup diperhitungkan saat ini.

Baca juga: Tips Sukses Desainer Anniesa Hasibuan: Harus Pede! 

“Saya pasti melibatkan setiap unit. Jadi klaim keberhasilan itu bukan murni milik diri sendiri, tapi itu dari tim. Ide boleh dari kita sendri, namun pastikan bahwa mereka terlibat banyak,” ujar Hadi Santoso kepada indotrading.com (31/10/2016).

Foto: President Director Bank BRI Syariah Muhammad Hadi Santoso/ Dok: indotrading.com
Foto: President Director Bank BRI Syariah Muhammad Hadi Santoso/ Dok: indotrading.com

Dengan kerja tim yang kompak, perkembangan Bank BRI Syariah pun semakin pesat saat dinakhodai oleh Hadi Santoso sejak tahun 2011. Salah satu pencapaian yang patut diapresiasi ialah keberhasilan dalam mengintegrasikan layanan Bank BRI Syariah dengan Layanan Laku Pintar buatan OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Laku Pintar (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) dibuat untuk memberikan layanan perbankan atau layanan keuangan dari beberapa bank melalui ponsel. Dengan begitu, para nasabah Bank BRI Syariah dapat melakukan transaksi perbankan dengan lebih mudah, kapanpun, dan dimanapun. Sampai saat ini, satu-satunya bank syariah yang bergabung dengan Layanan Laku Pintar baru Bank BRI Syariah.

Pencapaian lain yang berhasil diraih oleh Bank BRI Syariah ialah laba bersih yang sudah mencapai Rp126 miliar pada September kemarin.

“Di tahun 2016 sampe bulan September, nett Rp129 miliar,” kata Hadi Santoso.

Baca juga: Hadi Santoso: Presdir BRI Syariah yang Pernah Jadi Penjaga Pintu Hotel

Lalu, bagaimana cara Hadi Santoso memajukan Bank BRI Syariah?

Foto: President Director Bank BRI Syariah Muhammad Hadi Santoso/ Dok: indotrading.com
Foto: President Director Bank BRI Syariah Muhammad Hadi Santoso/ Dok: indotrading.com

Sebagai pimpinan tertinggi di Bank BRI Syariah, Hadi Santoso sangat menekankan pentingnya arti kedisiplinan. Kemauan untuk terus disiplin tersebut tidak muncul begitu saja. Namun terus diasah melalui kinerja sehari-hari, bahkan sejak merintis karier dari level bawah dulu.

“Saya waktu jadi pelaksana kalau disuruh sama atasan pada waktu itu, saya berusaha menyelesaikan pekerjaan sebelum target waktu yang diberikan. Nah, nanti laporan saya berkesempatan untuk dikoreksi oleh atasan saya. Jadi kalau waktunya mepet, beliau tidak sempat mengoreksi. Kalau ada kesalahan kan fatal. Itulah yang sering saya lakukan dari sejak awal sehingga sudah terbiasa seperti itu. Saya pun ingin bawahan saya bisa seperti itu,” ujar Hadi Santoso.

 

banner-1-01

Tak hanya berusaha disiplin kepada diri sendiri, Hadi Santoso pun berusaha menularkan sikap disiplin tersebut ke seluruh anak buahnya. Ia mengakui bahwa keberhasilannya memimpin Bank BRI Syariah hingga saat ini tak terlepas dari bantuan para anak buahnya. Apalagi jika ia memiliki ide-ide yang ingin direalisasikan untuk mengembangkan Bank BRI Syariah di masa depan.

Baca juga: Tips Mimpi Sejuta Dolar Dari Merry Riana: Percaya Diri dan Punya Komitmen

“Saya kan biasanya mempunyai rencana dan rencana itu selalu saya sampaikan ke teman-teman.  Tidak hanya ke satu atau dua orang, tapi semuanya saya raup. Terus rencana rencana itu saya pecah dan dibagi ke setiap divisi,” ujar Hadi Santoso.

Foto: President Director Bank BRI Syariah Muhammad Hadi Santoso/ Dok: indotrading.com
Foto: President Director Bank BRI Syariah Muhammad Hadi Santoso/ Dok: indotrading.com

Menurut Hadi Santoso, setiap orang yang ingin sukses harus memiliki kemampuan untuk memetakan tujuan ke depan secara jelas dan detail. Caranya ialah dengan membuat target-target yang ingin dicapai. Setelah itu, rumuskan hal-hal apa saja yang harus dilakukan serta hambatan-hambatan apa saja yang mungkin terjadi. Terakhir, tentukan orang yang tepat untuk mengeksekusi target-target tersebut lengkap dengan jangka waktu yang diperlukan.

“Yang jelas kalau saya memiliki kemauan dan saya yakini itu benar, saya berusaha segera cari jalan keluarnya. Apa yang harus saya lakukan saya utamakan kemudian cari kemungkinan hambatan-hambatannya apa. Saya takut kalau tidak melihat hambatannya dulu, saya jadi tidak bisa melangkah. Saya cari cara apa yang harus saya lakukan untuk mencapai itu. Terus dari cara itu, siapa yang harus terlibat kemudian saya cari. Lalu kemungkinan yang akan menghambat apa, kita eliminer dan target waktu harus saya buat,” papar Hadi Santoso.

Selain itu, rahasia sukses Hadi Santoso membangun bank BRI Syariah juga tidak bisa lepas dari fokusnya terhadap bidang SDM (Sumber Daya Manusia). Menurutnya, SDM merupakan aset yang paling berharga sehingga harus senantiasa ditingkatkan performanya dari waktu ke waktu.

Baca juga: Dari Pengepul Sampah Kayu, Made Kini Jadi Pengusaha Beromzet 300 Juta/Bulan

“Aset pertama yang kita miliki adaah SDM, karena SDM itu adaLah yang memunculkan aset-aset yang lainnya,” ujar Hadi Santoso.

Foto: President Director Bank BRI Syariah Muhammad Hadi Santoso/ Dok: indotrading.com
Foto: President Director Bank BRI Syariah Muhammad Hadi Santoso/ Dok: indotrading.com

Untuk itu, Bank BRI Syariah selalu memberikan pendidikan dasar tentang keuangan dan perbankan syariah untuk seluruh karyawannya melalui pelatihan. Pelatihan tersebut tidak hanya diberikan untuk karyawan yang muslim, namun juga untuk karyawan nonmuslim.  Itu semua dilakukan demi menciptakan SDM unggul yang kompeten.

“Mungkin dari pegawai kita yang kurang lebih ada 600-an, 50% tidak berbasis syariah. Tapi kita memiliki pendidikan di awal, yaitu pendidikan dasar-dasar yang disebut PDPS. Setiap pegawai baru ya pasti dibekali dasar-dasar syariah yang ada di bank kita, termasuk saya juga. Sebelum di BRI Syariah kan saya di bank konvensional. Pegawai di BRI Syariah juga ada yang nonmuslim, tetapi dia kita ajari seperti apa aturan-aturan syariah,” papar Hadi Santoso.

Menurut Hadi Santoso, branding bank syariah belum sepenuhnya dipahami masyarakat luas. Banyak orang yang masih keliru menafsirkan konsep syariah. Tak sedikit pula orang yang memahami bahwa syariah itu sama seperti agama Islam sehingga pemeluk agama selain Islam tidak diperbolehkan melakukan berbagai kegiatan perbankan syariah.

“Tidak perlu harus ngaji, kembali yang perlu dipahami bahwa syariah itu bukan agama Islam. Syariah itu cara, metode, bukan berarti syariah itu Islam,” kata Hadi Santoso.

Baca juga: Thomas More Soeharto: Bos ProTeam yang Sukses Ekspor Bola ke 20 Negara

Foto: President Director Bank BRI Syariah Muhammad Hadi Santoso/ Dok: indotrading.com
Foto: President Director Bank BRI Syariah Muhammad Hadi Santoso/ Dok: indotrading.com

Hadi Santoso juga mengatakan pentingnya branding bagi sebuah perusahaan yang ingin maju dan dikenal masyarakat luas. Branding merupakakan identitas yang menjadi jati diri. Untuk itu, strategi branding yang tepat juga dapat menopang kesuksesan sebuah perusahaan. Namun, branding juga harus bisa dilakukan dengan cara yang tepat.

“Jangan hanya sekadar branding tetapi yang terkait di dalamnya apa sih? Itu penting karena jangan sampai branding itu menimbulkan tanya apa yang mau di-branding? Branding itu memang yang terdepan, tetapi setelah branding harus tahu kelebihannya apa disitu. Nah itu yang kita buat. Jadi, harus ada identitas brand kita ketika orang menyebutkan nama brand kita,” ujar Hadi Santoso.

Bank BRI Syariah melakukan branding dengan berbagai metode. Salah satunya dengan memanfaatkan berbagai media sosial yang ada saat ini misalnya Twitter dan Facebook. Hingga saat ini, jumlah pengikut di media sosial Bank BRI Syariah telah mencapai 19.000 lebih. Melalui media sosial, mereka dapat berinteraksi dengan para nasabah dengan lebih mudah.

“Meskipun kita sudah punya nama dan nasabah tapi kita tetap melakukan branding hingga saat ini. kita terus melakukan beberapa hal termasuk memanfaatkan sosial media. Kita punya Twitter, Facebook, dan follower-nya cukup banyak, sudah sekitar 19 ribu,” pungkas Hadi Santoso.

Baca juga: Laku Dibeli Kolektor Hingga Menteri, Gitar Bambu Adang Juga Sampai ke 12 Negara

 

Reporter: Kumi Laila          Penulis: Erlin Dyah Pratiwi

0 Comments Lihat semua →


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *