5 Tips Merebut Hati Konsumen Bagi Pelaku UKM

Maju mundurnya sebuah bisnis tergantung pada konsumen dan keinginan pemiliknya untuk terus berkembang. Saat ini, konsumen menjadi salah satu faktor  penting dalam sebuah bisnis. Contohnya bila Anda memiliki bisnis ritel. Anda harus meyakinkan kepada konsumen bahwa ia akan mendapatkan barang atau jasa yang diperlukan di ritel Anda.

Lalu, bagaimana lagi caranya untuk membuat konsumen agar tetap kembali lagi ke tempat Anda? Berikut ini ulasannya:

  1. Berikan Dukungan pada Karyawan
Berilah dukungan softskill pada karyawan. Foto: wikipedia
Berilah dukungan softskill pada karyawan. Foto: wikipedia

Pastikan semua karyawan Anda telah dilatih dengan baik dan juga dapat berbicara secara langsung, melalui telepon, atau melalui email tentang keuntungan apa yang ditawarkan oleh perusahaan Anda. Pastikan juga bahwa karyawan Anda tahu informasi apa saja yang seharusnya dibagikan dan kapan mereka seharusnya menanyakan ke atasan tentang jawaban yang benar. Anda juga harus memastikan bahwa Anda memiliki orang yang tepat di bagian konsumen karena karyawan yang tidak bahagia dan pemalu hanya akan membuat bsinis bertambah buruk.

Seorang konsumen yang telah mendapatkan pengalaman tidak menyenangkan dari salah satu karyawan Anda bisa saja menyebarkan berita itu dengan cepat kepada teman-teman atau keluarganya. Tentu saja hal ini bisa membuat branding bisnis Anda turun.

  1. Tanyalah pada Konsumen
Tanyakan apa yang konsumen inginkan. Foto: wikipedia
Tanyakan apa yang konsumen inginkan. Foto: wikipedia

Cara satu-satunya untuk mengetahui apa yang diinginkan oleh konsumen Anda ialah dengan cara menanyakannya atau Anda melakukan survey konsumen terhadap produk atau jasa yang Anda sediakan. Tanyakan kepada mereka untuk mengisi survey berdasarkan kebutuhan mereka dan tawarkan promosi sebagai imbalannya. Dengan mengetahui apa yang mereka butuhkan, berarti memungkinkan Anda untuk menyiapkan pelayanan konsumen yang memuaskan.

Baca juga: UKM RI yang Ingin Masuk Pasar Rusia Lakukan 5 Hal Ini

  1. Tawarkan Promosi
Tawarkan promosi agar konsumen tertarik membeli. Foto: wikipedia
Tawarkan promosi agar konsumen tertarik membeli. Foto: wikipedia

Saat bisnis semakin berkembang, Anda akan mulai melihat produk atau jasa apa yang banyak diminati. Anda juga akan mulai memahami siapa saja yang secara terus-menerus berminat pada bisnis itu. Tawarkan promosi pada produk yang mereka gunakan secara berkelanjutan untuk menguatkan hubungan.

  1. Berikan Program Loyalti
Buat program loyalti agar konsumen semakin loyal. Foto: wikipedia
Buat program loyalti agar konsumen semakin loyal. Foto: wikipedia

Konsumen reguler pantas diperlakukan sedikit berbeda dari konsumen yang hanya sesekali datang atau calon konsumen. Bangunlah hubungan dengan fans terbesar Anda serta kepercayaan diri mereka dalam melakukan bisnis dengan Anda dengan cara menawarkan mereka sesuatu yang hanya tersedia untuk konsumen-konsumen dengan kualifikasi tertentu. Mereka akan dengan suka rela menyebarkan status mereka kepada orang lain yang mereka ketahui dan meningkatkan ketertarikan dalam lingkaran eksklusif Anda. Tingkatkan ketertarikan dalam program dengan cara menawarkan penawaran spesial jika mereka merekomendasikannya kepada keluarga atau teman.

  1. Manfaatkan Sosial Media
Interaksi di social media. Foto: wikipedia
Interaksi di social media. Foto: wikipedia

Cara cepat untuk tetap terhubung dengan para konsumen ialah melalui sosial media. Konsumen dapat membagikan informasi mengenai pengalaman mereka dalam hitungan detik dalam bentuk kata-kata, foto, atau video. Hal ini bisa menjadi bagus jika mereka memiliki pengalaman yang baik, namun aakan sulit jika hal itu tidak positif karena Anda tidak dapat menghapus komentar negatif dari orang lain dalam linimasa media sosial.

Jika melihat ulasan yang buruk, berilah komentar dengan permintaan maaf atau solusi yang dapat membuat konsumen kembali lagi. Beberapa brand bahkan menyertakan nomor telepon senior manajer dalam balasan komentar negatif jadi mereka dapat membawa diskusi tentang insiden tersebut secara offline.

Saat hal ini diselesaikan, pastikan untuk menambahkan catatan dalam komentar tersebut untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Anda memperbaiki kinerja bisnis. Sebaliknya, jika mendapatkan ulasan yang baik, ucapkan terima kasih dan tawarkan sesuatu. Sosial media melalui kata melalui promosi dari mulut ke mulut konsumen Anda merupakan salah satu promosi yang bernilai.

Baca juga: Minta UKM di Bandung Go Internasional, Ini Saran Ridwan Kamil

 

Sumber  : entrepreneur.com

 

Editor    : Erlin Dyah Pratiwi

0 Comments Lihat semua →


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *