4 Tips Menghindari Kesalahan Berbisnis Franchise

Banyak orang yang berpikir bahwa saat membeli produk franchise, berarti mereka otomatis akan mendapatkan garansi kesuksesan. Padahal sukses tidaknya berbisnis franchise tergantung pada tim yang solid, peralatan yang memadai, serta sistem bisnis yang baik.

Seperti yang kita tahu, dalam sistem bisnis franchise ada dua istilah yang digunakan, yakni franchisor dan franchisee. Franchisor atau pewaralaba ialah orang yang memiliki hak paten beserta sistem bisnis franchise. Sementara franchisee atau terwaralaba merupakan orang yang membeli atau meminjam hak paten beserta sistem bisnis franchise tersebut.

Franchise merupakan salah satu model bisnis yang dilakukan dengan cara membeli atau meminjam hak paten suatu merek beserta sistem bisnisnya. Model bisnis ini yang layak Anda pertimbangkan karena dinilai mudah dan efisien dalam membangun usaha.

Namun, sebelum Anda menjalankan bisnis franchise, Anda harus tahu bagaimana menjalankan bisnis tersebut. Dari mulai bagaimana mengoperasikan hingga menghindari kesalahan-kesalahan. Berikut ini ulasannya, Kamis (16/6/2016).

  1. Bangun Hubungan Baik dengan Terwaralaba Lainnya
Jalin hubungan baik dengan terwaralaba lainnya. Foto: wikipedia
Jalin hubungan baik dengan terwaralaba lainnya. Foto: wikipedia

etika memutuskan untuk berbisnis franchise, sebenarnya Anda sedang memasuki kesempatan bisnis yang baru. Dengan bergabung ke salah satu franchise yang sudah memiliki nama, sebetulnya Anda dapat belajar banyak hal dari sana. Manfaatkan kesempatan ini untuk berkenalan dengan terwaralaba lainnya.

Berbisnis franchise dapat melatih Anda untuk belajar mengenai bagaimana membuat produk yang menarik, branding yang kuat, dan sistem bisnis yang sudah terbukti sukses. Selain itu, tentunya Anda akan memiliki sosok role model yang secara tidak langsung dapat menjadi mentor bisnis nantinya.

Baca juga: Ingin Bisnis Tidak Gagal? Ikuti 4 Cara Ini

Pewaralaba yang baik tidak akan lepas tangan terhadap bisnis Anda. Dia akan memberikan pelatihan atau follow-up bisnis secara berkala agar bisnis timnya semakin berkembang.

  1. Bertanggung Jawablah pada Bisnis yang Dijalankan
Komitmen dan tanggung jawab pada bisnis sangat penting. Foto: wikipedia
Komitmen dan tanggung jawab pada bisnis sangat penting. Foto: wikipedia

Tidak semua bisnis franchise dapat berjalan dengan mulus. Bahkan kadang beberapa unit bisnis franchise kurang berkembang. Hal ini bisa disebabkan karena terwaralaba mungkin tidak siap memikul tanggung jawab yang cukup besar, misalnya tanggung jawab terhadap nama brand produk franchise yang sudah terkenal.

Salah satu hal yang harus dipahami oleh terwaralaba yaitu bisnis franchise tidak akan menjanjikan keuntungan dalam waktu singkat. Kesuksesan dalam berbisnis franchise tergantung pada tanggung jawab dan kerja keras dari terwaralaba itu sendiri. Meskipun membeli franchise yang sudah sangat terkenal, kalau tanggung jawab yang dimiliki oleh terwaralaba kurang tentu bisnis franchise itu tidak akan dapat bertahan lama.

  1. Fokuslah pada Target Harian
Fokus pada target harian.  Foto: wikipedia
Fokus pada target harian. Foto: wikipedia

Saat membuka bisnis franchise, biasanya akan terjadi permasalahan yang ujung-ujungnya akan dihubungkan dengan pewaralaba yang kurang memberi perhatian. Banyak bisnis franchise yang terjebak dengan stigma ini. Padahal tujuan berbisnis franchise sebenarnya hanya untuk terus mengembangkan prospek dan menjual.

Jika terwaralaba hanya fokus pada hal-hal yang tidak penting, pewaralaba seharusnya langsung membimbing mereka untuk keluar dari persoalan-persoalan bisnis tersebut. Jangan mengalihkan fokus ke banyak hal, fokuslah ke satu hal yaitu bagaimana caranya menjual produk sebanyak mungkin dalam waktu yang cepat.

  1. Berkomitmenlah pada Rencana Pemasaran
Rencana pemasaran itu penting. Foto: wikipedia
Rencana pemasaran itu penting. Foto: wikipedia

Idealnya, sistem bisnis franchise dibuat untuk menduplikasi kesuksesan sebuah bisnis model beserta sistem kerjanya. Namun hal ini hanya akan terjadi jika terwaralaba mengikuti seluruh instruksi bisnis model tersebut. Bisnis franchise tidak akan berjalan dengan baik jika terwaralaba tidak menggunakan konsep bisnis, strategi penjualan, serta dan cara branding yang menjadi ciri khas franchise itu sendiri.

Baca juga: 7 Kesalahan Fatal yang Pernah Dilakukan CEO Kelas Dunia

 

Penulis   : Erlin Dyah Pratiwi

Editor     : Wiji Nurhayat

0 Comments Lihat semua →


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *